KARIMUN — Prestasi kafilah Kabupaten Karimun di MTQH XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026 bukan sekadar angka di papan klasemen. Di balik raihan Juara Umum III, ada sistem pembinaan yang mulai dievaluasi dan janji bonus dari pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Sularno, menyebut capaian ini buah dari latihan panjang dan perjuangan seluruh peserta. “Kafilah Kabupaten Karimun telah berusaha semaksimal mungkin sesuai kemampuan yang dimiliki. Menang atau kalah itu bonus, yang penting mereka sudah memberikan yang terbaik untuk daerah,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Karimun berencana memberikan penghargaan berupa bonus kepada peserta yang berhasil meraih podium. Langkah ini diambil untuk menjaga semangat kompetisi para kafilah di tengah persaingan yang semakin ketat antar kabupaten/kota di Kepri.
Meski nominal bonus belum diumumkan secara rinci, Sularno memastikan kebijakan tersebut akan direalisasikan dalam waktu dekat. “Kami sedang memprosesnya,” katanya singkat.
Pasca-MTQH, fokus Pemkab Karimun bukan hanya pada selebrasi. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Karimun, Wahyu Amirullah, mengungkapkan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan sudah dimulai.
“Kami sudah mengevaluasi titik-titik yang perlu dievaluasi. Ke depan kami menargetkan peningkatan kepesertaan dan memperkuat sistem pembinaan yang ada termasuk penguatan kepada LPTQ,” ujar Wahyu.
Menurutnya, penguatan kelembagaan menjadi kunci utama untuk mencetak generasi Qurani yang tidak hanya unggul di tingkat provinsi, tetapi juga mampu bersaing di kancah nasional. “Pembinaan yang lebih terstruktur dan dukungan dari semua pihak sangat kami butuhkan,” tambahnya.
Mempertahankan posisi Juara Umum III di ajang dua tahunan ini bukan perkara mudah. Apalagi, sejumlah daerah lain di Kepri juga gencar melakukan pembinaan intensif terhadap kafilah mereka. Karimun dinilai berhasil menjaga ritme prestasi berkat kerja sama antara pemerintah daerah, LPTQ, dan para pelatih di lapangan.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi kafilah untuk terus meningkatkan kemampuan dan semangat berkompetisi. Pemkab Karimun optimistis, dengan evaluasi yang tepat dan dukungan penuh, posisi Juara Umum III bisa ditingkatkan pada MTQH mendatang.