ANAMBAS — Peristiwa ini membuat dua anak yang tengah berada di rumah seorang warga bernama Bella di RT 02 RW 07, Desa Ladan, ketakutan luar biasa. Juwi, salah satu anak yang pertama melihat pelaku, langsung bersembunyi di gudang samping rumah. Afifah (11) yang kemudian masuk ke rumah juga melihat pria tersebut masih berada di dalam saat ia tiba.
Menurut Afifah, pria itu sempat bertanya sedang mencari seorang anak yang sebelumnya dilihatnya. Tak lama setelah itu, pelaku keluar dan meninggalkan rumah. Kedua anak itu kemudian menangis dan baru memberi tahu kakeknya, Yupin, setelah ia pulang dari masjid.
Trauma Dua Anak Usai Kejadian
Yupin mengaku mendapati cucunya Juwi dalam kondisi syok dan menangis saat ia tiba di rumah anaknya. “Cucu saya bilang ada orang masuk ke rumah. Kami tidak kenal orang itu, jadi dia bersembunyi di gudang karena takut,” ujar Yupin kepada wartawan melalui telepon.
Kejadian ini membuat suasana di lingkungan RT 02 RW 07 mendadak heboh. Warga, tetangga, dan imam masjid berdatangan setelah mendengar kabar ada orang asing masuk ke rumah warga. Namun saat tiba di lokasi, pelaku sudah tidak ada.
Kronologi: Pelaku Bawa Karung dan Diduga Benda Tajam
Berdasarkan keterangan Yupin, pelaku datang seorang diri dengan membawa karung, selembar kain, dan mengenakan masker serta pakaian serba hitam. “Anak saya yang nomor dua bilang ada orang naik ke rumah Bella. Orang itu membawa karung, membawa kain, memakai masker, dan berpakaian hitam,” jelas Yupin.
Afifah juga menyebut pelaku diduga membawa benda tajam. Namun isi karung maupun tujuan kedatangan pria tersebut belum diketahui. Pria itu tidak dikenal oleh warga sekitar dan tidak ada yang mengenali ciri-cirinya selain penampilan fisik yang disebutkan.
Belum Ada Laporan ke Polisi
Meskipun peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, hingga berita ini ditulis keluarga korban belum membuat laporan resmi ke kepolisian atau pemerintah desa. “Kami belum membuat laporan. Yang datang hanya tetangga-tetangga dan imam masjid,” kata Yupin.
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan masuknya orang tak dikenal tersebut. Motif dan identitas pelaku masih misteri. Seluruh informasi yang beredar saat ini masih berdasarkan kesaksian keluarga, sehingga perlu menunggu hasil penyelidikan aparat.