BINTAN — Bupati Bintan Roby Kurniawan menyerahkan Rancangan KUA-PPAS tahun anggaran 2027 kepada DPRD Bintan pada Kamis (16/7/2026). Dokumen itu berisi target pendapatan daerah sebesar Rp 992,8 miliar yang akan menjadi dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun depan.
Roby menyebut ada empat fokus utama pembangunan daerah dalam rancangan tersebut. Pertama, peningkatan sumber daya manusia. Kedua, produktivitas ekonomi. Ketiga, perwujudan lingkungan yang lestari. Keempat, tata kelola pemerintahan yang inovatif.
“Kami memprioritaskan empat fokus utama pembangunan daerah mulai peningkatan SDM hingga produktivitas ekonomi,” ujar Roby dalam sambutannya.
Pemerintah mengarahkan anggaran belanja untuk memenuhi pelayanan dasar dan mengeksekusi program strategis daerah. Target pendapatan Rp 992,8 miliar bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 368,4 miliar dan dana transfer Rp 624,3 miliar.
Belanja daerah dialokasikan sebesar Rp 1,017 triliun untuk mendanai belanja wajib dan pelayanan dasar masyarakat. Selisih antara pendapatan dan belanja akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan sebesar Rp 24,8 miliar.
Ketua DPRD Bintan Fiven Sumanti menegaskan komitmen lembaganya dalam mengawal pembahasan rancangan tersebut. “Kami mengawal pembahasan rancangan ini secara cermat dan objektif,” ucapnya.
Roby berharap DPRD membahas KUA-PPAS ini secara konstruktif hingga mencapai kesepakatan tepat waktu. Hal itu penting agar proses penyusunan APBD 2027 tidak molor dan program pembangunan bisa berjalan sesuai jadwal.