Maarten Paes Ajak Suporter Isi SUGBK, Timnas Indonesia Bidik Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Senin, 21 September 2026 | 18:20:32 WIB
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes meminta suporter menciptakan atmosfer positif di SUGBK.

KEPULAUAN RIAU — Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes meminta suporter menciptakan atmosfer positif di Stadion Utama Gelora Bung Karno saat Skuad Garuda menjalani laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Singapura. Dukungan penuh dari tribun diyakini menjadi bahan bakar tambahan bagi Indonesia yang memasang target juara di edisi perdana turnamen ini.

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi ajang pembuktian bagi Timnas Indonesia. Berstatus tuan rumah edisi perdana, Skuad Garuda tidak datang sekadar untuk meramaikan turnamen. PSSI sudah menetapkan target juara, dan seluruh pertandingan fase grup Indonesia akan digelar di SUGBK, Jakarta.

Laga pembuka Grup A mempertemukan Indonesia dengan Singapura pada Jumat (25/9/2026). Tiga lawan lain di grup yang sama adalah Malaysia dan Bangladesh. Semua pertandingan fase grup Indonesia berlangsung di hadapan pendukung sendiri.

Paes Minta Suporter Menyalakan SUGBK Sejak Menit Pertama

Maarten Paes menyadari tekanan turnamen tidak bisa dipikul pemain sendirian. Kiper yang menjadi tembok terakhir Skuad Garuda itu menyebut peran tribun sama pentingnya dengan strategi di lapangan.

"Kepada para fans Timnas, mari kita ciptakan atmosfer bersama. Kami pemain akan termotivasi untuk menunjukkan level terbaik dan berharap bisa merayakan trofi bersama-sama," kata Paes, dalam pernyataan yang dibagikan PSSI.

Paes tidak menutup mata pada beratnya persaingan. Ia menilai laga-laga di Grup A akan berjalan ketat, terutama melawan tim-tim yang punya pengalaman bertanding di level regional.

"Memang tidak mudah, terutama melawan lawan-lawan yang kuat. Karena itu kami butuh dukungan para fans sejak menit pertama hingga 90," ujarnya menambahkan.

Format Baru: Juara Grup Langsung ke Final

FIFA ASEAN Cup 2026 memakai format yang berbeda dari turnamen regional sebelumnya. Setelah fase grup selesai, hanya juara grup dan runner-up yang melanjutkan perjalanan. Juara grup dari masing-masing grup akan saling berhadapan di final untuk memperebutkan gelar juara.

Sementara tim yang finis sebagai runner-up memainkan laga perebutan posisi ketiga. Format ini membuat setiap poin di fase grup bernilai mahal. Indonesia tidak punya ruang untuk kehilangan poin di kandang sendiri.

  • Grup A: Indonesia, Singapura, Malaysia, Bangladesh
  • Laga perdana: Indonesia vs Singapura, Jumat (25/9/2026), SUGBK Jakarta
  • Seluruh laga grup Indonesia digelar di SUGBK
  • Juara grup langsung melaju ke final, runner-up berebut posisi ketiga

John Herdman dan Ujian Pertama di Turnamen Baru

Tim asuhan John Herdman memasuki turnamen ini dengan beban ekspektasi tinggi. Bermain di kandang sepanjang fase grup memberi keuntungan tersendiri, tetapi juga menambah tekanan karena target juara sudah dinyatakan terbuka oleh PSSI.

Dukungan suporter disebut Paes sebagai faktor yang bisa membedakan Indonesia dari lawan-lawan di grup. Atmosfer SUGBK yang penuh dan bergemuruh diharapkan mendorong pemain tampil di level terbaik sejak menit awal.

Perjalanan Indonesia dimulai Jumat (25/9/2026) melawan Singapura. Hasil di laga pembuka akan menentukan arah Skuad Garuda dalam mengejar tiket final di edisi perdana FIFA ASEAN Cup.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top