BATAM — BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mencatat potensi hujan berintensitas ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi di beberapa wilayah Kepri pada pagi dan siang hari. Kondisi berawan tebal yang menyelimuti sebagian besar wilayah dipicu belokan angin (shearline) di sekitar Kepulauan Riau. Penumpukan massa udara akibat pola angin itu mendukung pertumbuhan awan hujan.
Lima Wilayah yang Diminta Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
BMKG memberikan peringatan khusus untuk potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang. Peringatan berlaku pada pagi hingga siang hari di lima wilayah sekaligus.
- Kota Batam
- Kabupaten Bintan
- Kabupaten Karimun
- Kabupaten Natuna
- Kabupaten Anambas
Warga di kelima daerah itu diminta bersiap menghadapi perubahan cuaca yang bisa datang cepat, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.
Kabut Asap Karhutla Jadi Ancaman Tersendiri
Selain hujan lebat, BMKG menyoroti potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kepulauan Riau. Asap dinilai dapat mengganggu jarak pandang dan pernapasan warga.
"Waspada potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kepulauan Riau yang dapat mengganggu jarak pandang dan pernapasan," demikian laporan BMKG.
Peringatan ini relevan bagi warga yang tinggal di kawasan rawan karhutla maupun pengguna jalan yang melintasi jalur antarkabupaten. Kabut asap yang menipiskan jarak pandang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada pagi hari.
Prakiraan Berlaku 24 Jam, dari Minggu Pagi hingga Senin Pagi
Rincian prakiraan cuaca per daerah di Kepulauan Riau berlaku mulai Minggu, 20 September 2026 pukul 07.00 WIB hingga Senin, 21 September 2026 pukul 07.00 WIB. Rentang waktu itu mencakup aktivitas warga sepanjang hari, termasuk perjalanan pagi dan aktivitas luar ruangan siang hari.
Warga yang hendak bepergian lintas kabupaten/kota disarankan memantau pembaruan cuaca dari BMKG. Bagi pengguna jalur laut, kondisi angin kencang yang menyertai hujan lebat perlu menjadi pertimbangan sebelum berangkat.
Langkah Antisipasi yang Bisa Dilakukan Warga
Menghadapi kombinasi hujan lebat dan kabut asap, warga dapat menyiapkan masker untuk mengurangi paparan asap saat beraktivitas di luar. Pengguna kendaraan sebaiknya menyalakan lampu dan menjaga jarak aman ketika jarak pandang menurun.
Bagi warga di wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat disertai petir, hindari berteduh di bawah pohon tinggi atau tiang listrik saat hujan turun. Pantau terus informasi resmi BMKG untuk mengetahui perkembangan cuaca terkini di daerah masing-masing.