IFG Life Bayar Klaim Rp 9,4 Triliun, Premi Tumbuh 32,87 Persen

Penulis: Muzakir Salim  •  Selasa, 22 September 2026 | 08:22:02 WIB
IFG Life membayarkan klaim dan manfaat senilai Rp 9,4 triliun sepanjang Januari–Juli 2026.

KEPULAUAN RIAUPT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) membayarkan klaim dan manfaat senilai Rp 9,4 triliun sepanjang Januari–Juli 2026, seiring pertumbuhan pendapatan premi 32,87 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pembayaran itu menjadi indikator kapasitas perusahaan pelat merah tersebut memenuhi kewajiban kepada pemegang polis.

Direktur Keuangan IFG Life Ryan Diastana Firman menyatakan, realisasi pembayaran klaim tersebut mencerminkan kemampuan perseroan menunaikan kewajiban kepada nasabah. Pihaknya juga menegaskan seluruh indikator keuangan perseroan berada dalam posisi kuat.

"Realisasi pembayaran klaim ini menunjukkan kapasitas perusahaan dalam memenuhi kewajiban nasabah. Semua angka ini menjadi indikator bahwa IFG Life memiliki kemampuan yang kuat untuk memenuhi kewajiban," kata Ryan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Solvabilitas di Atas Ambang Regulasi

Dari sisi kesehatan keuangan, IFG Life mencatat tingkat solvabilitas atau Risk-Based Capital (RBC) sebesar 169 persen per Juli 2026. Angka itu berada di atas batas minimum regulasi yang dipatok 120 persen.

Rasio likuiditas perseroan juga melonjak tajam, dari 199,32 persen pada 2025 menjadi 420,10 persen pada 2026. Ryan menjelaskan, penguatan indikator keuangan tersebut mendukung kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban, termasuk pembayaran klaim kepada pemegang polis.

Rp 32,6 Triliun Klaim Sejak Berdiri

Sejak berdiri pada Oktober 2020, IFG Life telah membayarkan total klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp 32,6 triliun. Angka itu menunjukkan perusahaan yang lahir dari proses restrukturisasi asuransi jiwa ini konsisten menunaikan kewajibannya selama hampir enam tahun beroperasi.

Pertumbuhan premi 32,87 persen menjadi modal penting bagi perseroan untuk menjaga momentum pembayaran klaim. Pendapatan premi yang tumbuh lebih cepat dari beban klaim memberi ruang bagi IFG Life memperkuat cadangan dan likuiditas.

Prioritas Layanan Pemegang Polis

Ryan menegaskan, pembayaran klaim yang berkelanjutan dan penguatan kondisi keuangan menjadi dua hal yang saling menopang. Keduanya disebut sebagai fondasi layanan kepada pemegang polis.

"Melalui pembayaran klaim yang berkelanjutan serta penguatan kondisi keuangan ini, IFG Life memastikan pemenuhan kewajiban dan kualitas layanan kepada pemegang polis tetap menjadi prioritas perusahaan," kata Ryan.

Posisi RBC 169 persen dan likuiditas 420,10 persen menempatkan IFG Life pada posisi yang relatif nyaman di tengah industri asuransi jiwa yang masih menghadapi tantangan pemulihan pasca-pandemi. Bagi pemegang polis, dua angka itu menjadi sinyal bahwa klaim mereka memiliki jaminan pembayaran.

Reporter: Muzakir Salim
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top