ANAMBAS — Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman menyatakan operasi pencarian hari kedua belum menemukan tanda-tanda keberadaan Bachtiar. Pihaknya mengerahkan RIB 02 Natuna dari Pelabuhan Berhala Letung, sekitar 17 mil laut dari lokasi pencarian, untuk memperpendek jarak tempuh personel.
Titik koordinat perkiraan hilang kontak berada pada 2°47'8.76" LU dan 105°53'56.19" BT. Tim SAR gabungan menyisir radius 15 Nm dari koordinat tersebut dengan luas area pencarian mencapai 550 mil laut persegi.
Jarak pandang terbatas akibat kabut asap menjadi tantangan tersendiri bagi personel di lapangan. Kondisi itu mempersulit penyisiran perairan untuk menemukan keberadaan korban.
"Pencarian hari kedua kembali kita upayakan hari ini. Kemarin, upaya pencarian belum menemukan titik terang atau tanda-tanda keberadaan nelayan yang dicari," kata Abdul Rahman.
Abdul Rahman mengimbau seluruh nelayan hingga kapal-kapal yang melintas di sekitar radius 15 Nm dari koordinat tersebut untuk turut membantu. Apabila melihat pompong berwarna hijau-abu-abu, mereka diminta segera melaporkan kepada Pos SAR Anambas atau pemerintah daerah.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur lintas instansi. Selain Pos SAR Anambas dan Posal Jemaja, tim gabungan mencakup Polsek Jemaja, Polairud Polres Kepulauan Anambas, BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, serta TRC Jemaja Timur.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Desa Genting Pulur dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jemaja. Keterlibatan warga desa dan organisasi nelayan dinilai penting mengingat medan perairan yang luas.
Bachtiar (61), warga Genting Pulur, tidak kembali setelah pergi memancing di Perairan Batu Bulu–Pulau Serak, Jemaja. Hingga laporan disampaikan, Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi pencarian.
Masyarakat, nelayan, dan kapal yang melintas di area tersebut diharapkan segera melaporkan apabila melihat pompong berwarna hijau abu-abu yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut. Operasi pencarian akan terus mengandalkan koordinasi antarunsur SAR gabungan serta informasi dari masyarakat untuk membantu menemukan keberadaan Bachtiar.