KEPULAUAN RIAU — Porsche memperluas recall center-lock wheel ke 548 unit tambahan model tahun 2024, mencakup 911 GT3, GT3 RS, Turbo S, S/T, hingga 718 Cayman GT4 RS. Pemilik diminta berhenti mengendarai mobil karena komponen roda berpotensi patah dan roda bisa lepas saat melaju. Perbaikan dilakukan gratis di dealer resmi setelah inspeksi.
National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mengumumkan perluasan kampanye keselamatan Porsche pada 20 Oktober, dengan status pencarian nomor rangka (VIN) sudah aktif di situs resmi lembaga tersebut. Langkah ini menambah daftar unit yang harus diperiksa sebelum kembali ke jalan.
Penyelidikan Porsche bersama pemasok komponennya menemukan bahwa proses identifikasi cacat pada recall pertama melewatkan sejumlah part berpotensi bermasalah. Investigasi lanjutan mengungkap unit lain menerima komponen dari batch material yang sama, di luar toleransi produksi.
Dua laporan tambahan soal komponen center-lock yang retak muncul pada Mei dan Agustus tahun ini. Temuan itu yang memicu perluasan recall, bukan inspeksi rutin.
Daftar unit yang terkena perluasan recall mencakup 911 GT3, 911 GT3 RS, 911 Turbo, 911 Turbo S, 911 S/T, 911 Carrera GTS, 718 Cayman GT4 RS, dan 718 Spyder RS. Seluruhnya model tahun 2024.
Porsche memang memasang center-lock wheel hanya pada model paling tajam: mobil dengan kecepatan puncak tertinggi dan grip lateral terbesar. Recall awal Oktober 2024 mencakup 2.251 unit dengan peringatan Do Not Drive, dan perluasan kali ini mendapat status peringatan yang sama.
Porsche akan menghubungi pemilik melalui telepon, email, dan aplikasi My Porsche untuk menyampaikan larangan mengendarai kendaraan. Dealer resmi diberi mandat memeriksa sistem pengencang roda center-lock dan mengganti komponen yang tidak sesuai standar tanpa biaya.
Pemilik disarankan mengecek VIN di situs NHTSA sesegera mungkin. Jika unit termasuk dalam daftar, kendaraan sebaiknya dibiarkan terparkir sampai perbaikan selesai dikerjakan.
Kehilangan satu roda pada mobil berperforma tinggi bukan sekadar gangguan berkendara. Pada Porsche yang dirancang untuk sirkuit, kegagalan komponen roda di kecepatan tinggi berpotensi menghilangkan kendali kendaraan secara mendadak.
Recall ini menjadi pengingat bahwa komponen sekecil pengencang roda menyimpan margin keselamatan yang tidak boleh dikompromikan, terutama pada mobil yang dipakai melibas trek.