Claude for Health Tawarkan Cara Baru Pahami Riwayat Medis dengan AI
Perusahaan AI Anthropic resmi meluncurkan Claude for Health, sebuah inisiatif baru yang menghadirkan asisten AI Claude ke dalam ekosistem layanan kesehatan. Melalui fitur ini, Claude dapat membantu pasien memahami data medis mereka sekaligus meringankan beban administratif tenaga medis.
Claude for Health memungkinkan pengguna di Amerika Serikat menghubungkan data kesehatan pribadi—mulai dari hasil tes laboratorium, catatan kunjungan dokter, hingga data kebugaran dari perangkat wearable. Integrasi ini dilakukan melalui platform seperti Apple Health, Android Health Connect, HealthEx, dan Function, dengan izin penuh dari pengguna.
Bagi pasien, Claude berperan sebagai “penerjemah” data medis. Asisten AI ini dapat menjelaskan hasil tes kesehatan dengan bahasa sederhana, merangkum riwayat medis bertahun-tahun, hingga membantu pengguna menyiapkan topik penting untuk dibahas saat konsultasi dengan dokter. Dengan begitu, pasien diharapkan lebih paham kondisi tubuhnya sebelum masuk ruang praktik.
Tak hanya untuk pasien, Anthropic juga menyasar kalangan profesional kesehatan. Claude for Health dilengkapi alat khusus yang patuh pada standar HIPAA, sehingga dapat digunakan dokter dan tenaga medis untuk mempercepat pekerjaan administratif seperti pengajuan persetujuan asuransi (prior authorization), banding klaim, dan koordinasi perawatan pasien.
Fitur ini bersifat opsional (opt-in) dan tersedia bagi pelanggan Claude Pro dan Claude Max. Anthropic menekankan bahwa pengguna tetap memiliki kendali penuh atas data apa saja yang dapat diakses oleh Claude.
Peluncuran Claude for Health hadir tak lama setelah OpenAI memperkenalkan ChatGPT Health, menandai semakin ketatnya persaingan AI di sektor kesehatan. Kedua perusahaan sama-sama menempatkan AI sebagai asisten pendukung—bukan pengganti—dokter.
Dengan kehadiran Claude for Health, AI kini tak hanya membantu menulis dan menganalisis data umum, tetapi juga mulai mengambil peran sebagai pendamping digital dalam memahami kesehatan. Tantangannya ke depan adalah menjaga akurasi, privasi, dan kepercayaan publik di tengah meningkatnya peran AI dalam layanan medis.