Pencarian

PW IPHI dan MTP-IPHI Kepri Resmi Dilantik, Gubernur Dorong Peran Strategis Umat

Selasa, 13 Januari 2026 • 15:35:03 WIB
PW IPHI dan MTP-IPHI Kepri Resmi Dilantik, Gubernur Dorong Peran Strategis Umat
Gubernur Ansar Ahmad resmi melantik PW IPHI dan MTP-IPHI Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2025–2030.

TANJUNGPINANG — Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad secara resmi melantik Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW-IPHI) dan Pengurus Wilayah Majelis Ta’lim Perempuan IPHI (PW MTP-IPHI) Provinsi Kepulauan Riau untuk masa bakti 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (13/1/2026).

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya mantan Gubernur Kepulauan Riau periode 2016–2019 Nurdin Basirun, Ketua BKMT Provinsi Kepri yang juga Wakil Ketua I DPRD Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Plt Kepala Kanwil Kementerian Haji Provinsi Kepri Muhammad Syafi, Ketua LAM Kepri Raja Al-Hafiz, Ketua MUI Kepri Bambang Maryono, para kepala OPD, serta ketua IPHI kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau.

Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat IPHI Nomor 064/Skep/PP-IPHI/XII/2025, TS Arif Fadillah ditetapkan sebagai Ketua PW-IPHI Provinsi Kepulauan Riau periode 2025–2030. Sementara itu, jabatan Ketua PW MTP-IPHI Provinsi Kepulauan Riau diamanahkan kepada Hj Sulikah, sesuai Surat Keputusan Pengurus Wilayah IPHI Kepri Nomor 01/Skep/PW-IPHI/XII/2025.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa IPHI memiliki peran strategis dalam menjaga nilai kemabruran haji agar terus terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, IPHI tidak hanya menjadi wadah silaturahmi jemaah haji, tetapi juga memiliki fungsi penting sebagai penguat akhlak dan moral masyarakat di tengah tantangan zaman.

“IPHI memiliki potensi besar sebagai motor penggerak kebaikan di masyarakat. Nilai-nilai ibadah haji harus terus hidup dan memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar,” ujar Ansar.

Ia menyebutkan, berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 1996 Tahun 2024, jumlah jemaah haji Indonesia pada 2025 mencapai 221.000 orang, dengan 1.275 di antaranya berasal dari Kepulauan Riau. Jumlah tersebut, menurutnya, merupakan kekuatan sosial yang signifikan dalam mendukung pembangunan mental dan spiritual masyarakat.

Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam memperkuat iman dan takwa sebagai fondasi pembangunan daerah, sejalan dengan visi “Kepulauan Riau yang Maju, Makmur, dan Merata” periode 2025–2030. Berbagai program keagamaan terus digalakkan, mulai dari bantuan rumah ibadah, program mubaligh hinterland, hingga pemberian insentif keagamaan.

“Alhamdulillah, sinergi pemerintah dan masyarakat terus menunjukkan hasil positif. Indeks Kerukunan Umat Beragama Kepulauan Riau pada 2024 mencapai 82,21 poin dan selama tiga tahun berturut-turut masuk tiga besar nasional,” ungkapnya.

Ansar berharap IPHI dan MTP-IPHI Kepri dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam penguatan dakwah, pemberdayaan ekonomi umat, serta menyukseskan program-program strategis daerah. Ia pun menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI Ahmad Yani Basuki mengapresiasi Gubernur Kepulauan Riau atas dukungannya terhadap IPHI dan MTP-IPHI di daerah tersebut. Ia menilai IPHI memiliki peran penting sebagai organisasi sosial keagamaan yang berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan jemaah haji dan masyarakat melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi umat.

Menurutnya, karakter Kepulauan Riau sebagai wilayah kepulauan menjadi potensi besar dalam pengembangan IPHI yang solid dan berdaya saing. Ia berharap IPHI Kepri dapat menjadi teladan bagi daerah lain dalam menghidupkan nilai-nilai haji mabrur seperti keikhlasan, kedisiplinan, ukhuwah, dan kepedulian sosial, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam penguatan moderasi beragama.

Bagikan
Sumber: KepriProv

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks