Batam — Kepolisian Daerah Kepulauan Riau mengambil peran aktif dalam memperingati Hari Buruh Internasional dengan menghadirkan edukasi komprehensif kepada para pekerja. Acara yang berlangsung di Aglow Hotel, Batu Ampar, menghadirkan rangkaian pembicara dari berbagai institusi untuk memperkuat kesadaran tentang perlindungan kerja dan keselamatan lalu lintas.
Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa peringatan May Day bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting untuk mengingatkan perjuangan kaum buruh dalam memperjuangkan hak-hak dasar. Dalam sambutannya, Wakapolda mengajak peserta untuk meningkatkan pemahaman terkait mekanisme klaim jaminan dan prosedur pelaporan kecelakaan, baik kecelakaan kerja maupun kecelakaan lalu lintas, sebagai bentuk perlindungan nyata bagi para pekerja.
Polda Kepri juga menegaskan dukungannya terhadap penyampaian aspirasi buruh yang dilakukan secara tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya lebih luas menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Kepulauan Riau.
Koordinator Wilayah KSBSI Kepri, Anas, S.H, menekankan pentingnya sinergi antara buruh, pemerintah, dan aparat keamanan dalam menjaga situasi yang kondusif. Ia mendorong dialog sosial sebagai langkah utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan yang kerap menjadi sumber ketegangan.
Ketua Panitia Sandana Ginting, S.H, menambahkan bahwa peringatan Hari Buruh harus dimaknai sebagai momentum memperkuat pemahaman pekerja terhadap hak-haknya, khususnya terkait keselamatan dan perlindungan dalam aktivitas kerja maupun perjalanan. Pendekatan ini mencerminkan upaya holistik untuk melindungi pekerja dari berbagai risiko.
Rangkaian kegiatan mencakup seminar dan diskusi interaktif dengan narasumber dari Kepolisian, Jasa Raharja, dan BPJS Ketenagakerjaan. Kepala Kanwil Jasa Raharja Kepri Rikka Inri Dalosa, S.Si., Apt., MBA, turut hadir untuk memberikan penjelasan mengenai mekanisme perlindungan asuransi bagi pekerja yang mengalami kecelakaan.
Acara juga melibatkan kegiatan simbolis seperti pemotongan tumpeng dan pembagian sembako kepada peserta, yang terdiri dari pengurus KSBSI dan para buruh yang tergabung dalam serikat tersebut. Inisiatif praktis ini dimaksudkan untuk menunjukkan solidaritas institusi terhadap komunitas pekerja di Batam dan sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pekerja memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang hak-hak mereka serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan perlindungan dalam bekerja. Polda Kepri menegaskan komitmen berkelanjutan untuk terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam memberikan edukasi dan perlindungan kepada pekerja, dengan tujuan menciptakan lingkungan kerja dan berkendara yang aman serta situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Kepulauan Riau.