Pencarian

Xpeng G6 Pro Tembus 300 Unit di Indonesia, Pasar Domestik China Justru Melambat

Selasa, 16 Juni 2026 • 21:24:01 WIB
Xpeng G6 Pro Tembus 300 Unit di Indonesia, Pasar Domestik China Justru Melambat
Xpeng G6 Pro berhasil terjual sekitar 300 unit di pasar Indonesia sejak peluncuran.

KEPULAUAN RIAU — CEO Xpeng Indonesia, Iki Wibowo, mengungkapkan bahwa varian G6 Pro telah menembus angka penjualan sekitar 300 unit sejak diperkenalkan di Tanah Air. Capaian ini dianggap membanggakan karena baru satu varian yang dipasarkan di segmen SUV listrik premium yang kian kompetitif.

Di sisi lain, pasar domestik China justru menunjukkan tren sebaliknya. Data penjualan mobil penumpang di negara tersebut tercatat turun selama tujuh bulan berturut-turut hingga April lalu. Lembaga riset industri memproyeksikan laju pertumbuhan kendaraan listrik murni dan plug-in hybrid pada 2026 tidak akan seagresif tahun-tahun sebelumnya.

Proyeksi Pendapatan Kuartal II di Bawah Target Analis

Xpeng memprediksi pendapatan pada periode April hingga Juni 2026 hanya tumbuh 7,3 hingga 13,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini masih di bawah rata-rata estimasi analis yang mematok 21,71 miliar yuan.

Sebelumnya, pada kuartal pertama 2026, Xpeng membukukan pendapatan 13,03 miliar yuan, sedikit di atas perkiraan analis yang sebesar 12,93 miliar yuan. Namun volume pengiriman justru anjlok. Sepanjang Januari hingga Maret, perusahaan hanya mengirimkan 62.682 unit, turun drastis 33,3 persen dari 94.008 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Target 100.000 Unit dan Model Baru GX Jadi Andalan

Untuk membalikkan keadaan, Xpeng menargetkan pengiriman 100.000 hingga 106.000 unit pada kuartal kedua. He Xiaopeng, CEO Xpeng, optimistis target ini tercapai berkat peluncuran model-model baru sepanjang tahun ini.

Ia secara spesifik menyebut model GX sebagai pendorong utama. Selain itu, empat model baru lainnya dijadwalkan meluncur untuk mendongkrak pertumbuhan penjualan secara signifikan di tengah tekanan pasar domestik.

Inovasi Fitur dan Bantuan Mengemudi Jadi Senjata

Produsen kendaraan listrik China terus berupaya mempertahankan daya saing dengan mengandalkan inovasi teknologi bantuan mengemudi yang semakin canggih. Penambahan fitur-fitur modern dan peluncuran model-model anyar diharapkan mampu memikat kembali minat konsumen yang mulai melambat.

Meski pasar domestik menghadapi tantangan, respons positif di Indonesia terhadap Xpeng G6 menunjukkan bahwa merek ini mulai mendapatkan tempat di hati konsumen lokal. Pasar EV Indonesia yang diramaikan berbagai merek asal China menjadi ajang pembuktian bagi Xpeng untuk terus berekspansi.

Bagikan
Sumber: tandaseru.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks