Pencarian

Harga Emas Antam Naik Rp 7.000 per Gram, Buyback Justru Melompat Lebih Tinggi

Senin, 03 Agustus 2026 • 12:18:31 WIB
Harga Emas Antam Naik Rp 7.000 per Gram, Buyback Justru Melompat Lebih Tinggi
Harga emas batangan Antam di sebuah butik emas di Jakarta tampak terpajang dengan harga jual Rp 2.610.000 per gram.

KEPULAUAN RIAU — Harga emas Antam hari ini ditetapkan di level Rp 2.610.000 per gram, naik Rp 7.000 dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp 2.603.000 per gram. Yang lebih menarik, harga buyback—acuan ketika konsumen menjual kembali emasnya ke Antam—melonjak lebih besar, yakni Rp 11.000 menjadi Rp 2.379.000 per gram. Artinya, selisih antara harga jual dan harga beli kembali saat ini berada di kisaran Rp 231.000 per gram.

Kenaikan ini terjadi sehari setelah harga emas global anjlok 1,8 persen ke posisi US$ 4.027,75 per ons pada Jumat (31/7/2026). Saat itu, indeks dolar AS menguat 0,5 persen setelah sempat jatuh 2,4 persen sehari sebelumnya—penurunan harian terdalam sejak Januari 2023. Penguatan dolar biasanya menjadi tekanan bagi emas karena membuat logam mulia semakin mahal bagi pemegang mata uang lain.

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Untuk pembelian dalam jumlah besar, Antam masih memberlakukan sistem pre-order. Berikut rincian lengkap harga emas batangan pada perdagangan hari ini:

  • 0,5 gram: Rp 1.355.000
  • 1 gram: Rp 2.610.000
  • 2 gram: Rp 5.170.000
  • 3 gram: Rp 7.737.000
  • 5 gram: Rp 12.865.000
  • 10 gram: Rp 25.650.000
  • 25 gram: Rp 63.960.000
  • 50 gram: Rp 127.755.000
  • 100 gram: Rp 255.360.000
  • 250 gram: Rp 638.090.000 (pre-order)
  • 500 gram: Rp 1.275.900.000 (pre-order)
  • 1000 gram: Rp 2.550.600.000 (pre-order)

Faktor di Balik Pergerakan Harga

Data inflasi AS yang melambat pada Juni menjadi katalis utama penguatan emas sepanjang bulan lalu. Pedagang kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September hanya 65 persen, turun signifikan dari proyeksi sebelumnya yang sempat menembus 80 persen. Ekspektasi ini yang membuat harga emas bertahan di atas level psikologis US$ 4.000 per ons.

"Meskipun emas hampir mengakhiri tren penurunan selama empat bulan berturut-turut, logam mulia ini kesulitan untuk mencatatkan kenaikan signifikan di atas level psikologis US$ 4.000," kata Analis Bybit, Han Tan. Ia menambahkan, harga logam mulia tertahan di atas level tersebut berkat ekspektasi bahwa Ketua The Fed, Kevin Warsh, akan memperluas fokus bank sentral melampaui ukuran inflasi konvensional.

Namun, ketegangan di Timur Tengah yang kembali memanas bisa mengubah arah kebijakan. Konflik tersebut telah mendorong kenaikan harga minyak, yang berpotensi memicu inflasi baru dan mengganggu tren penurunan harga emas.

Rekor Tertinggi Masih Jauh

Meski menguat, harga emas Antam saat ini masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang sejarah yang tercatat pada Kamis (29/1/2026). Kala itu, harga emas batangan sempat menembus Rp 3.168.000 per gram dengan buyback di level Rp 2.989.000 per gram. Pergerakan harga emas sendiri bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global maupun domestik.

Follow batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks