ANAMBAS — Kegigihan Kelara Mailani Azina membuahkan hasil. Pelajar kelas 11 SMA Negeri 1 Siantan itu sukses melewati rangkaian seleksi ketat Paskibraka tingkat Provinsi Kepri yang digelar di Tanjungpinang, mengalahkan peserta dari kabupaten dan kota lain di provinsi tersebut.
Keberhasilannya terasa istimewa lantaran ia datang dari keluarga sederhana. Sang ayah bekerja sebagai nelayan, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga. Meski tanpa latar belakang keluarga mapan, Kelara membuktikan bahwa pelajar dari daerah kepulauan mampu bersaing di level provinsi.
Lima Tahapan Seleksi yang Harus Dilalui
Perjalanan menuju Paskibraka Provinsi Kepri tidak singkat. Kelara harus melewati serangkaian tes yang menguji kemampuan fisik dan mental, mulai dari seleksi administrasi, wawasan kebangsaan, kesehatan, hingga kesamaptaan.
Ia juga diuji dalam Peraturan Baris Berbaris (PBB), psikotes, serta penilaian kepribadian. Seluruh tahapan itu dijalaninya di Tanjungpinang sebelum akhirnya dinyatakan lolos sebagai calon peserta Paskibraka.
Disiplin dan Semangat Jadi Kunci Utama
"Alhamdulilah saya sangat senang bisa lolos menjadi peserta Paskibraka tingkat Provinsi Kepri mewakili Kabupaten Kepulauan Anambas. Untuk sampai di titik ini saya terus berniat dan berusaha keras, terus meningkatkan disiplin, dan tetap semangat," kata Kelara saat dihubungi wartawan, Selasa (5/8/2026).
Gadis berbadan tinggi itu mengaku keberhasilan ini tidak lepas dari kemauannya mengikuti seluruh tahapan seleksi. Ia juga menyimpan impian besar setelah masa Paskibraka usai.
"Saya masih kelas 2 SMA dan cita-cita saya ingin menjadi Kowad," ujarnya, merujuk pada Korps Wanita Angkatan Darat.
Dukungan Penuh dari Bupati Anambas
Pencapaian Kelara mendapat apresiasi langsung dari Bupati Kepulauan Anambas, Aneng. Orang nomor satu di kabupaten kepulauan itu berharap Kelara menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih dengan penuh tanggung jawab.
"Saya berharap Kelara Mailani Azina dapat menjalankan tugas dengan tanggung jawab. Serta dapat menjaga nama baik Kabupaten Kepulauan Anambas selama mengikuti pendidikan dan pelatihan di tingkat Provinsi Kepri," kata Aneng.
Menjadi Motivasi Pelajar di Daerah Kepulauan
Kelolosan Kelara menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, sekolah, dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Keberhasilannya diharapkan memotivasi pelajar lain untuk terus berprestasi dan meningkatkan kedisiplinan.
Pemerintah daerah pun memberikan dukungan penuh agar Kelara mampu bertugas sebagai pengibar bendera pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Kepri. Pendidikan dan pelatihan akan berlangsung selama 12 hari, terhitung sejak 6 hingga 18 Agustus 2026 di Tanjungpinang.