Pencarian

Reses di Ranai Darat Natuna, Warga Soroti Jalan Rusak hingga Kabel Listrik Semrawut ke Marzuki

Senin, 10 Agustus 2026 • 23:19:31 WIB
Reses di Ranai Darat Natuna, Warga Soroti Jalan Rusak hingga Kabel Listrik Semrawut ke Marzuki
Warga Ranai Darat menyampaikan aspirasi soal kerusakan jalan dan kabel listrik semrawut kepada anggota DPRD Provinsi Kepri, Marzuki, dalam forum reses di Natuna, Senin (10/8/2026).

NATUNA — Forum reses yang digelar di Kelurahan Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, pada Senin (10/8/2026) berubah menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan konstituennya. Sejumlah persoalan mendasar yang membelit warga, mulai dari buruknya kondisi jalan hingga kekusutan kabel listrik, diutarakan langsung di hadapan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Marzuki, S.H.

Politisi Daerah Pemilihan (Dapil) Natuna-Anambas itu sengaja membuka ruang dialog agar setiap persoalan yang dirasakan masyarakat tidak berhenti sebagai keluhan di lapangan. Kehadirannya disambut antusias warga, didampingi langsung oleh Lurah Ranai Darat, A. Era Juein Marusa, S.Sos.

Jalan Rusak dan Kabel Semrawut Dominasi Aspirasi

Dalam kesempatan tersebut, Sabar, seorang tokoh masyarakat Ranai Darat, menyuarakan kondisi sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan menjadi kebutuhan mendesak untuk menunjang aktivitas harian warga sekaligus menjamin kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

Selain infrastruktur jalan, sorotan tajam juga diarahkan pada kondisi jaringan listrik tegangan rendah di kawasan Jalan Lewat Watur Bum. Warga menilai pemandangan kabel yang semrawut itu tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.

Menyoal Kewenangan: Provinsi vs Kabupaten

Menanggapi aspirasi tersebut, Marzuki menjelaskan secara lugas mekanisme penanganan setiap usulan pembangunan. Ia menekankan bahwa tidak semua persoalan bisa langsung dieksekusi oleh pemerintah provinsi, karena status kewenangan jalan menjadi faktor penentu utama.

“Untuk listrik, saya akan komunikasikan kepada PLN Tanjungpinang atau PLN Ranai untuk menyelesaikan permasalahan jaringan listrik yang membahayakan masyarakat agar segera diperbaiki,” tegas Marzuki dalam keterangannya.

Ia memaparkan, untuk ruas jalan yang berstatus kewenangan provinsi, pihaknya akan mendorong penanganan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri. Sementara itu, untuk ruas jalan kabupaten, penanganannya menjadi domain Pemerintah Kabupaten Natuna.

Koordinasi dengan Kelurahan Dinilai Kunci

Marzuki mengapresiasi koordinasi yang selama ini terjalin baik dengan pemerintah kelurahan. Ia menilai sinergi tersebut memudahkan proses identifikasi masalah dan penyusunan usulan pembangunan yang tepat sasaran.

“Saya sering komunikasi dengan Lurah Ranai Darat, dan Bu Lurah Juein ini sangat kooperatif, selalu mengusulkan beberapa persoalan yang ada di Kelurahan Ranai Darat,” ujarnya.

Melalui fungsi reses, kata Marzuki, setiap aspirasi yang masuk akan dicatat dan diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran DPRD serta koordinasi dengan instansi terkait. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian paket sembako kepada warga yang hadir.

Follow batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bursakota.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks