TANJUNGPINANG — Rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kepulauan Riau diisi dengan aksi nyata di bidang ketahanan keluarga. BKKBN Provinsi Kepulauan Riau menggelar dagang UPPKA dan memberikan bantuan nutrisi kepada anak-anak sebagai implementasi program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Victor Palimbong menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai momentum untuk mendekatkan program BKKBN kepada masyarakat. "Rangkaian kegiatan itu dilakukan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, sekaligus sebagai momentum pihaknya dalam mensosialisasikan program-program BKKBN," ujarnya, Jumat (14/8).
Apa Itu UPPKA dan GENTING?
UPPKA merupakan singkatan dari Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor. Program ini diinisiasi untuk memberdayakan keluarga yang menjadi akseptor KB agar memiliki kemandirian ekonomi melalui kegiatan usaha produktif.
Sedangkan GENTING adalah gerakan yang melibatkan para orang tua asuh untuk bersama-sama mencegah stunting. Fokus utamanya pada pemenuhan gizi anak-anak di daerah yang membutuhkan, khususnya yang berisiko mengalami kekurangan nutrisi.
Dampak Langsung bagi Keluarga di Kepri
Melalui gelar dagang ini, para pelaku UPPKA di Kepri mendapatkan ruang promosi dan pemasaran yang lebih luas. Produk-produk lokal yang dihasilkan keluarga akseptor KB bisa langsung dijangkau oleh masyarakat luas.
Di sisi lain, bantuan nutrisi yang disalurkan menyasar anak-anak sebagai upaya pencegahan dini stunting. Langkah ini sejalan dengan target nasional untuk menekan angka prevalensi stunting, termasuk di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
Momentum Sosialisasi Program BKKBN
Victor Palimbong menegaskan bahwa peringatan HUT RI kali ini menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan berbagai program strategis BKKBN. Selain UPPKA dan GENTING, masyarakat juga dapat mengenal lebih dekat program pembangunan keluarga lainnya.
Dengan pendekatan langsung seperti ini, diharapkan partisipasi masyarakat dalam program kependudukan dan keluarga berencana terus meningkat. Hal ini penting untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang berkualitas dan sejahtera.