Pencarian

Kurangi Ketergantungan Aspal Impor, Menteri PU Dody Hanggodo Dorong Pemakaian Aspal Merah Putih

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 00:22:31 WIB
Kurangi Ketergantungan Aspal Impor, Menteri PU Dody Hanggodo Dorong Pemakaian Aspal Merah Putih
Menteri PU Dody Hanggodo menargetkan peluncuran Aspal Merah Putih setelah peringatan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.

JAKARTA - Dody Hanggodo selaku Menteri Pekerjaan Umum (PU) bersiap meluncurkan material jalan bernama Aspal Merah Putih.

Langkah ini diambil sebagai strategi untuk mencegah pembengkakan biaya proyek jalan tol yang berisiko membebani masyarakat melalui kenaikan tarif.

Rencananya, material baru ini akan diperkenalkan secara resmi setelah momen peringatan Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.

"Nanti kita sebut sebagai Aspal Merah Putih. Ini bocoran sedikit, nanti mungkin setelah 17 Agustus lah kita launch ya," ujar Menteri PU Dody.

Perpaduan Asbuton dan Pertamina untuk Kemandirian Nasional

Secara komposisi, produk ini memadukan aspal buton (asbuton) dari Pulau Buton dengan aspal cair olahan milik PT Pertamina (Persero).

Kebijakan percampuran ini diterapkan untuk melepaskan Indonesia dari ketergantungan aspal impor, sekaligus memastikan operasional Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tetap memiliki kelayakan ekonomi.

"Kalaupun kita menggunakan aspal buton dengan berbagai macam alasan, itu tetap dari sisi ekonomisnya harus masuk. Supaya kemudian tarif untuk masyarakat itu tidak perlu nambah untuk sesuatu yang sebetulnya nggak terlalu penting-penting amat kan," kata Menteri Dody.

Turunkan Biaya Produksi hingga 20 Persen tanpa Bebani APBN

Terkait harga jual, Dody menargetkan nilai Aspal Merah Putih tidak boleh melampaui harga aspal yang ada di pasaran saat ini. Ia justru memproyeksikan harganya dapat ditekan menjadi 10 hingga 20 persen lebih murah.

Penurunan harga ini dipandang sangat krusial agar pengeluaran pihak kontraktor dan BUJT dapat lebih efisien tanpa harus menguras Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Saya tekankan itu, jangan sampai kemudian ada aturan baru kemudian menaikkan biaya produksi itu nggak boleh sama sekali. Sangat nggak boleh," pungkas Dody Hanggodo.

Keunggulan dan Manfaat Ekonomi Aspal Merah Putih

Selain fokus pada efisiensi biaya produksi jalan tol, pemanfaatan Asbuton dalam inovasi Aspal Merah Putih ini membawa berbagai keuntungan jangka panjang bagi masyarakat dan infrastruktur Indonesia, di antaranya:

1. Daya Tahan Ekstra pada Cuaca Tropis
Asbuton dikenal tahan terhadap cuaca ekstrem dan suhu panas, sehingga struktur jalan tol tidak mudah retak maupun rusak akibat genangan air.

2. Kekuatan Ikat Material yang Optimal
Bitumen alami di dalamnya membuat perkerasan jalan menjadi lebih kokoh dan stabil saat menahan beban dinamis kendaraan berat logistik.

3. Efisiensi Devisa Negara
Substitusi aspal impor oleh produk lokal ini secara langsung berkontribusi pada efisiensi anggaran negara serta penyelamatan cadangan devisa.

4. Mendorong Lapangan Kerja Baru
Rantai pasok material ini menggerakkan perekonomian lokal, terutama bagi masyarakat di Pulau Buton, serta turut memberdayakan industri pengolahan dalam negeri.

Follow batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks