NATUNA — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna menilai media massa memiliki peran sentral dalam mendukung keberhasilan program kerja dan operasi kemanusiaan di Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas. Apresiasi ini disampaikan di tengah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan penyebarluasan informasi oleh media membantu pesan-pesan keselamatan menjangkau masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar.
Media Jadi Penghubung Informasi saat Operasi SAR
Menurut Abdul Rahman, pemberitaan yang cepat dan berimbang terbukti memperlancar koordinasi lintas instansi ketika terjadi kondisi kedaruratan. Ia mencontohkan sejumlah operasi SAR terkait kecelakaan kapal beberapa waktu lalu, di mana informasi dari media memungkinkan masyarakat dan aparat pemerintah segera mengetahui kejadian serta mengambil langkah respons.
“Dalam beberapa operasi SAR terkait kecelakaan kapal beberapa waktu lalu, peran media sangat vital. Informasi mengenai kejadian dapat segera tersebar, sehingga masyarakat hingga aparat pemerintah dapat langsung mengetahui dan bertindak apabila terjadi di sekitarnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, hubungan antara insan SAR dan pers merupakan kemitraan strategis untuk memperkuat tugas-tugas kemanusiaan. Informasi yang disampaikan media tidak hanya memberi tahu situasi di lapangan, tetapi juga mendorong partisipasi publik dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Edukasi Keselamatan Kian Diminati Lembaga Pendidikan
Abdul Rahman juga menyoroti meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan sejak dini. Hal ini tercermin dari semakin banyaknya lembaga pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, yang melibatkan Kantor SAR Natuna dalam kegiatan edukasi.
“Ini juga merupakan bagian dari tugas Basarnas, yaitu pemasyarakatan SAR,” katanya.
Momentum HUT ke-81 RI yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” menjadi pengingat bahwa kedaulatan dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
“Di momentum HUT ke-81 RI dengan tema ‘Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’, kami percaya kedaulatan dimulai dari hal kecil, termasuk keselamatan di laut,” tuturnya.
Sinergi untuk Membangun Budaya Sadar Selamat
Abdul Rahman menegaskan sinergi antara SAR dan media diperlukan agar edukasi keselamatan tidak berhenti saat terjadi kecelakaan atau operasi pencarian, melainkan menjadi bagian dari kesadaran masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Kolaborasi ini dinilai penting untuk menumbuhkan kepedulian publik dan memperkuat pesan keselamatan di wilayah perbatasan seperti Natuna dan Anambas.
“Sinergi ini penting agar nilai-nilai kemanusiaan dan pesan keselamatan dapat mengakar, sehingga budaya sadar selamat dapat terwujud di tengah masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan seperti Natuna dan Anambas, demi Indonesia yang berdaulat,” pungkasnya.