Pencarian

Bahlil: Harga BBM Subsidi Tak Naik sampai Akhir 2026, Nonsubsidi Ikut Pasar

Rabu, 23 September 2026 • 05:51:31 WIB
Bahlil: Harga BBM Subsidi Tak Naik sampai Akhir 2026, Nonsubsidi Ikut Pasar
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir 2026.

KEPULAUAN RIAU — Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak naik hingga akhir tahun 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Sementara BBM nonsubsidi tetap mengikuti dinamika harga pasar global atau Indonesian Crude Price (ICP). Kepastian ini disampaikan Bahlil usai menghadiri acara Electricity Connect 2026 di Tangerang, Banten, Selasa (22/9/2026).

Kepastian harga BBM subsidi itu disampaikan Bahlil menjawab kabar yang beredar di media sosial soal rencana kenaikan harga BBM nonsubsidi. Ia menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM subsidi sampai akhir tahun 2026.

"Harga minyak subsidi sampai dengan akhir tahun tidak akan ada kenaikan, sudah, itu deal, itu perintah Pak Presiden Prabowo," kata Bahlil seperti dikutip Kompas.tv.

Harga BBM Nonsubsidi Ikut Harga Pasar

Untuk BBM nonsubsidi, Bahlil menjelaskan harganya mengikuti dinamika Indonesian Crude Price (ICP) atau harga patokan minyak mentah Indonesia. Mekanisme ini membuat harga BBM nonsubsidi bisa naik atau turun tergantung kondisi pasar global.

"Kalau harga minyak nonsubsidi itu akan mengikuti harga pasar. Kalau harga pasar globalnya itu ICP-nya naik, otomatis dia akan naik. Tapi kalau harga ICP-nya turun, pasti juga dilaksanakan koreksi," jelas Bahlil.

Artinya, masyarakat yang menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax atau Pertamina Dex perlu memantau perkembangan harga ICP. Penyesuaian harga bisa terjadi kapan saja mengikuti pergerakan pasar, tanpa menunggu kebijakan baru dari pemerintah.

Cadangan BBM Dijaga 18-21 Hari

Bahlil juga memastikan cadangan BBM Indonesia berada pada standar minimal 18 hingga 21 hari. Angka ini menjadi acuan pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah fluktuasi harga minyak dunia.

Pernyataan tersebut sekaligus menepis kekhawatiran soal kelangkaan BBM menjelang akhir tahun. Pemerintah menyatakan stok aman dan distribusi berjalan normal.

Imbauan: Kelas Menengah ke Atas Jangan Pakai BBM Subsidi

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil mengimbau masyarakat menggunakan BBM sesuai peruntukannya. Ia meminta kelompok berpendapatan tinggi atau kelas menengah ke atas tidak menggunakan BBM subsidi.

"Yang mampu, yang pendapatannya bagus, ekonominya menengah ke atas, mobilnya bagus ya janganlah pakai BBM bersubsidi," imbaunya.

Imbauan ini menyasar kelompok yang sebenarnya mampu membeli BBM nonsubsidi. Tujuannya agar kuota BBM subsidi tepat sasaran dan dinikmati masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Yang Perlu Dipahami Masyarakat

Kepastian harga BBM subsidi sampai akhir 2026 berlaku bagi pengguna Pertalite, Solar subsidi, dan jenis BBM bersubsidi lainnya. Masyarakat yang berhak menggunakan BBM subsidi tidak perlu khawatir terjadi kenaikan dalam beberapa bulan ke depan.

Sebaliknya, pengguna BBM nonsubsidi perlu bersiap menghadapi kemungkinan penyesuaian harga. Besaran kenaikan atau penurunan akan bergantung pada pergerakan ICP yang ditetapkan pemerintah secara berkala.

Informasi resmi soal harga BBM terbaru dapat diakses melalui kanal Kementerian ESDM atau laman resmi Pertamina. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya kabar kenaikan harga yang beredar di media sosial tanpa sumber jelas.

Untuk pengaduan terkait distribusi BBM atau dugaan penyalahgunaan BBM subsidi, masyarakat dapat menghubungi call center Pertamina 135 atau kanal pengaduan Kementerian ESDM. Waspadai juga praktik calo atau oknum yang menjanjikan akses BBM subsidi dengan syarat tertentu.

Follow batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kompas.tv

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks