Pencarian

Harga Selisih Rp 18.200, Pertamina Perketat Pengawasan Solar Subsidi agar Tepat Sasaran

Rabu, 09 September 2026 • 05:37:01 WIB
Harga Selisih Rp 18.200, Pertamina Perketat Pengawasan Solar Subsidi agar Tepat Sasaran
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengikuti Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

KEPULAUAN RIAU — Saat ini, harga solar subsidi dipatok Rp 6.800 per liter. Sementara itu, harga BBM jenis Dex di SPBU mencapai sekitar Rp 25.000 per liter. Artinya, ada perbedaan sekitar Rp 18.200 per liter yang berpotensi dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab.

Potensi Penyalahgunaan dan Komitmen Pertamina

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyebut besarnya selisih harga ini menjadi celah yang harus diantisipasi. Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR, Selasa (8/9/2026).

"Nah, ini juga menjadi faktor yang harus kita antisipasi untuk oknum-oknum mungkin yang ingin mencari kesempatan dalam kesempatan ini," ujar Ega.

Meski demikian, Pertamina Patra Niaga berkomitmen memperkuat distribusi BBM subsidi agar penyalurannya tepat sasaran. Perusahaan juga memastikan hak masyarakat yang berhak menerima subsidi tetap terjaga dan pasokan BBM berjalan lancar.

"Kami akan berusaha untuk memberikan distribusi yang terbaik agar hak-hak masyarakat yang memang berhak mendapatkan subsidi ini bisa mendapatkan dan tetap terjaga sehingga pasokan BBM bisa berjalan dengan lancar," katanya.

Koordinasi dengan Bareskrim Polri

Untuk pengawasan di lapangan, Pertamina Patra Niaga tengah berkoordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri. Kerja sama ini bertujuan mengawasi pelaksanaan distribusi dan mencegah solar subsidi dimanfaatkan oleh industri.

"Karena kami memahami kawan-kawan tim kami juga di lapangan perlu dukungan penguatan dari pusat. Dan pembahasan awal dengan Bareskrim sudah kami lakukan kemarin dan mungkin dalam waktu dekat ini mudah-mudahan perjanjian kerja sama dengan Bareskrim bisa segera terwujud," jelas Ega.

Langkah pengawasan ini penting karena penyelewengan solar subsidi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengganggu hak masyarakat yang berhak menerima. Masyarakat yang menemukan indikasi penyalahgunaan BBM subsidi dapat melaporkannya melalui kanal resmi Pertamina atau aparat penegak hukum setempat.

Follow batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks