BATAM — Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Setiawan Rosyidi, mengungkapkan penerimaan negara dioptimalkan melalui penagihan utang cukai, kekurangan cukai, serta sanksi administratif berupa denda dan bunga. "Capaian selama setengah tahun ini menunjukkan pengawasan Bea Cukai Batam semakin ketat dan adaptif terhadap berbagai modus pelanggaran. Dari sisi penerimaan, target semester pertama juga telah terlampaui," ujarnya di Batam, Jumat.
Dalam pengawasan barang kena cukai, Bea Cukai Batam menerbitkan 83 SBP. Barang hasil penindakan meliputi lebih dari 4,7 juta batang hasil tembakau dan 147,32 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA).
Salah satu aksi menonjol terjadi pada 12 Maret 2026, ketika petugas menggagalkan penyelundupan 1.120.000 batang rokok tanpa pita cukai melalui jalur laut.
Di bidang pemberantasan narkotika, Bea Cukai Batam mencatat 18 SBP pada semester pertama 2026. Lebih dari 3.100 gram metamfetamina berhasil diamankan dalam 10 penindakan yang menyasar jalur laut, jalur udara, dan barang kiriman.
"Seluruh barang bukti beserta pelaku telah diserahkan kepada Kepolisian dan BNN Provinsi Kepulauan Riau," kata Setiawan.
Dalam pengawasan pembawaan uang tunai, petugas mencatat 15 SBP dengan nilai barang hasil penindakan mencapai Rp3,04 miliar serta sanksi administratif sebesar Rp313,1 juta. Setiawan menjelaskan, penumpang yang membawa uang tunai lebih dari Rp100 juta tanpa pemberitahuan dikenai denda administratif 10 persen dari nilai uang yang dibawa, sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 100/PMK.04/2018.
Selain itu, Bea Cukai Batam juga menggagalkan penyelundupan 231.130 ekor benih bening lobster melalui jalur laut pada 2 Februari 2026.
Di sektor barang ilegal lainnya, petugas melakukan 274 penindakan terhadap penyelundupan pakaian bekas atau ballpress dengan total 2.320 koli. Menurut Setiawan, penindakan ini bertujuan melindungi masyarakat sebagai konsumen sekaligus menjaga keberlangsungan industri dalam negeri.
Ia menambahkan, capaian kinerja Bea Cukai Batam tidak terlepas dari sinergi dengan Kepolisian, BNN, BPOM, dan instansi penegak hukum lainnya. Bea Cukai Batam berkomitmen terus memperkuat pengawasan di seluruh pintu masuk wilayah Batam guna mencegah penyelundupan dan mengoptimalkan penerimaan negara.