KEPULAUAN RIAU — Kebakaran terjadi pada ban mobil tangki BBM yang tengah melintas di Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur. Arya Yusa Dwicandra, Pjs. Area Manager Communications, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat (JBB) PT Pertamina Patra Niaga, menyebut respons cepat awak mobil tangki (AMT) menjadi kunci utama penanganan insiden.
"Berkat respons cepat Awak Mobil Tangki (AMT), serta koordinasi dengan pihak terkait, api berhasil dipadamkan dan tidak merambat ke kompartemen muatan. Seluruh muatan BBM dalam kondisi aman," ujar Arya dalam keterangan resmi, Selasa (7/7).
Proses pendinginan telah rampung. Kini Pertamina tengah mengevakuasi unit mobil tangki yang terbakar dari lokasi kejadian.
Pertamina memastikan tidak ada gangguan pasokan BBM bagi masyarakat, khususnya di Sukabumi dan daerah sekitarnya. Langkah mitigasi langsung dijalankan dengan mengalihkan pengiriman ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) tujuan melalui armada cadangan.
"Kami telah menyiapkan langkah mitigasi distribusi. Pasokan BBM tetap aman," tegas Arya.
Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan dan warga sekitar. Apresiasi diberikan kepada Dinas Pemadam Kebakaran, aparat kepolisian, serta seluruh pihak yang membantu pengamanan lokasi dan pemadaman api.
Pertamina Patra Niaga Regional JBB berkomitmen melakukan investigasi dan evaluasi menyeluruh atas insiden kebakaran ini. Fokus utama adalah memastikan seluruh aspek keselamatan, keandalan armada, serta prosedur operasional berjalan sesuai ketentuan.
Di luar insiden ini, Regional JBB terus memantau kondisi pasokan dan mengoptimalkan distribusi BBM untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Perusahaan juga memastikan pasokan LPG 3 kg ke wilayah Cianjur tetap tersalurkan, termasuk selama periode libur bersama.