Aturan Minum Alkohol Timnas Inggris Diperketat, Larangan Minum Sehari Sebelum dan Sesudah Laga

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:11:31 WIB
Federasi Kriket Inggris memperketat larangan konsumsi alkohol bagi pemain timnas senior putra.

KEPULAUAN RIAU — Federasi Kriket Inggris (ECB) resmi memperketat aturan perilaku bagi pemain timnas senior putra. Dalam pedoman terbaru yang dilaporkan The Telegraph, pemain dilarang keras mengonsumsi alkohol pada hari sebelum, selama, dan sehari setelah pertandingan berlangsung.

Aturan Jam Malam dan Pengecualian

Selain larangan minum, jam malam pukul 00.00 tetap berlaku setiap hari selama pemusatan latihan atau tur. Kepala pelatih Brendon McCullum dan Direktur Kriket Rob Key diberi wewenang untuk melonggarkan aturan ini dalam situasi tertentu, seperti saat merayakan kemenangan atau tradisi minum bersama lawan usai seri Ashes.

“Setelah Inggris memenangi Test pertama melawan Selandia Baru di Lord's, Stokes dan Atkinson berada di klub malam London hingga dini hari. Mereka hadir saat seorang anggota staf keamanan Inggris dipukul oleh pemain rugby Saracens,” demikian bunyi laporan. Akibatnya, kedua pemain dinyatakan tidak tersedia untuk Test kedua.

Insiden Beruntun yang Memicu Aturan Baru

Pengeceran aturan ini tak lepas dari rangkaian masalah disiplin. Sebelumnya, Harry Brook dipukul petugas keamanan klub malam di Wellington, dengan Jacob Bethell dan Josh Tongue turut hadir. Ben Duckett juga tertangkap kamera dalam kondisi mabuk saat liburan Ashes di Noosa.

Puncaknya, setelah penyelidikan insiden Lord's, Key mengungkapkan Atkinson tidak tahu bahwa jam malam sedang berlaku. McCullum pun mengakui adanya ambiguitas dalam aturan sebelumnya. “Pedoman ini akan diperjelas sehingga pemain tidak bingung soal ekspektasi perilaku,” ujar McCullum.

Pemain Wajib Lapor Jika Keluar Hotel Setelah Pukul 22.00

Aturan tambahan mewajibkan pemain memberi tahu manajemen tim atau petugas keamanan jika berada di luar hotel setelah pukul 22.00. Pemain juga dilarang tampil di depan umum dalam pengaruh alkohol atau mengunggah aktivitas terkait alkohol di media sosial.

Menariknya, aturan ini hanya berupa rekomendasi, bukan larangan mutlak. Pemain tetap bisa minum kapan saja jika mereka mau. Namun, ECB menegaskan konsumsi alkohol tidak boleh dilakukan di tempat umum, dan sangat tidak dianjurkan dilakukan di tempat pribadi demi menjaga profesionalisme.

Aturan Hanya Berlaku untuk Tim Senior Putra

Pedoman ini hanya menyasar timnas senior putra Inggris. Timnas wanita, Lions, dan kelompok umur memiliki aturan sendiri. Timnas wanita Inggris bahkan tidak memiliki aturan formal soal alkohol. Langkah ini dinilai masih menyisakan ambiguitas karena sifatnya yang rekomendatif dan bisa dilonggarkan kapan saja oleh manajemen.

“Dari sekarang, Inggris mungkin akan sering menghadapi pertanyaan soal apa yang layak dirayakan dengan bir dan apa yang tidak,” tulis analis dalam laporan tersebut. ECB berada dalam posisi sulit: tidak bisa terlihat diam, tapi juga tidak ingin terkesan otoriter.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: bbc.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top