TANJUNGPINANG — Sebanyak 3.700 unit rumah tidak layak huni di Kepulauan Riau bakal direhabilitasi melalui program BSPS tahun 2026. Kepala Dinas Perkim Kepri Said Nursyahdu mengatakan verifikasi calon penerima bantuan tengah berjalan dan ditargetkan rampung dalam beberapa bulan ke depan.
Kota Batam menjadi wilayah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak. Namun, Said belum merinci sebaran pasti di tujuh kabupaten/kota lainnya. “Sekarang masih verifikasi penerima bantuan dan insyaallah dalam beberapa bulan akan mulai berjalan,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Setiap rumah penerima bantuan akan mendapat Rp20 juta untuk perbaikan. Dana pembangunan keseluruhan berasal dari APBN. Pelaksanaannya menggunakan pola swakelola—kelompok masyarakat penerima bantuan yang dibentuk akan mengelola sendiri dana tersebut.
“Pembangunannya dilakukan secara swakelola oleh kelompok masyarakat penerima bantuan,” jelas Said.
Program BSPS 2026 bertujuan membantu warga berpenghasilan rendah memperbaiki rumah agar lebih layak, sehat, dan aman. Dinas Perkim Kepri berharap verifikasi bisa segera selesai agar pembangunan fisik bisa dimulai tahun depan.
“Harapannya program ini segera berjalan agar masyarakat bisa menempati rumah yang lebih layak,” pungkas Said.