Perpadi Kepri dan Bulog Batam Perluas Distribusi Beras SPHP, Target 100 Mitra RPK pada 2026

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23:13 WIB
DPD Perpadi Kepri dan Bulog KC Batam berkoordinasi memperluas distribusi beras SPHP di kawasan Pelita, Batam, Rabu (22/7).

BATAM — Kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan pangan di Kepulauan Riau kembali dipertegas. DPD Perpadi Kepri dan Perum Bulog KC Batam menggelar pertemuan koordinasi di kawasan Pelita, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, pada Rabu (22/7). Pertemuan itu membahas strategi memperluas distribusi beras sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah tantangan geografis Kepri sebagai wilayah kepulauan.

Mengapa Perpadi dan Bulog Perlu Mempererat Sinergi?

Ketua DPD Perpadi Kepri Syamsul, SH, menilai koordinasi yang intensif antara pengusaha penggilingan padi dengan Bulog menjadi kunci dalam rantai pasok perberasan nasional. Menurutnya, komunikasi yang baik akan memudahkan langkah antisipatif jika terjadi perubahan kondisi pasar atau lonjakan permintaan.

"Melalui silaturahmi ini kami ingin memperkuat hubungan kerja sama dengan Bulog KC Batam. Harapannya ke depan dapat terus terjalin kolaborasi yang baik dalam menjaga ketersediaan beras, stabilitas harga, dan memenuhi kebutuhan masyarakat Kepulauan Riau," ujar Syamsul.

Target 100 Mitra Aktif dan Perluasan Titik Distribusi

Pemimpin Cabang Bulog KC Batam Ashariyanti Pratimi memaparkan sejumlah program strategis, salah satunya memperbanyak mitra melalui program Rumah Pangan Kita (RPK). Program ini memfokuskan diri pada perluasan titik distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng MinyaKita, khususnya melalui pedagang pengecer di pasar rakyat.

Saat ini, jumlah mitra RPK aktif di Kota Batam mencapai 35 mitra, sementara di Kabupaten Karimun tercatat 36 mitra. Bulog KC Batam menargetkan jumlah itu terus bertambah hingga 100 mitra aktif sebelum akhir tahun 2026. Ashariyanti juga menyebut Koperasi Merah Putih menjadi prioritas baru dalam pengembangan jaringan mitra sesuai arahan kantor pusat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan silaturahmi dari DPD Perpadi Kepri. Tentunya kami berharap kerja sama dan sinergi ini dapat terus berjalan dengan baik sehingga bersama-sama dapat mendukung ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan bagi masyarakat," ungkap Ashariyanti.

Bagaimana Cara Menjadi Mitra Bulog?

Ashariyanti menjelaskan, proses pendaftaran mitra Bulog terbilang sederhana. Calon mitra hanya perlu melengkapi formulir, fotokopi KTP, NPWP, Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan KBLI 47111 atau 47112, alamat email, serta foto lokasi usaha yang dilengkapi titik koordinat atau geotagging.

Sinergi antara Perpadi dan Bulog diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha dan konsumen di Kepulauan Riau. Dengan perluasan jaringan distribusi, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses beras dengan harga terjangkau.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: tabloidsinartani.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top