BATAM — Program diskon tiket sebesar 30 persen menjadi salah satu pendorong utama peningkatan jumlah penumpang kapal Pelni dari Batam. Sepanjang semester I 2026, tercatat ada penambahan 11.646 penumpang atau tumbuh 11,45 persen secara tahunan.
Kepala Cabang Pelni Batam Duta Kusuma mengatakan kenaikan itu tidak terlepas dari program stimulus tarif yang diberikan perusahaan. “Program diskon stimulus 30 persen pada masa liburan sekolah tahun 2026 turut mendukung peningkatan jumlah penumpang,” kata Duta saat dihubungi di Batam, Kamis.
Potongan harga tiket berlaku mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026 dengan kuota terbatas. Kebijakan ini diambil untuk mendorong masyarakat memanfaatkan transportasi laut sebagai moda perjalanan.
Rute Batam-Belawan menjadi lintasan dengan pertumbuhan penumpang tertinggi selama periode tersebut. Selain faktor diskon, peningkatan di rute itu juga dipengaruhi oleh menguatnya aktivitas ekonomi dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi laut yang aman serta terjangkau.
Pelni berkomitmen menjaga tren positif ini dengan terus meningkatkan kualitas layanan. “Kami terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan layanan digital, kemudahan pembelian tiket, peningkatan kenyamanan di atas kapal, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan,” ujar Duta.
Perusahaan juga mengimbau masyarakat agar membeli tiket melalui saluran resmi. Langkah ini untuk menghindari praktik percaloan sekaligus memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman.