BATAM — Rapat paripurna DPRD Kota Batam yang molor itu mengagendakan dua pembahasan utama. Pertama, laporan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) soal penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Batam Tahun 2027.
Agenda kedua, laporan Panitia Khusus (Pansus) mengenai pembahasan Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah, sekaligus pengambilan keputusan.
Kamaluddin menjelaskan, keterlambatan disebabkan beberapa hal. Salah satunya menunggu terpenuhinya kuorum anggota DPRD yang sebagian masih mengikuti agenda rapat lain.
Pihaknya juga menunggu kehadiran Wali Kota Batam karena ada agenda kegiatan yang harus disesuaikan. Kehadiran kepala daerah diperlukan untuk penandatanganan berita acara pengesahan Ranperda.
"Selain itu menunggu kehadiran Wali Kota karena beliau memiliki agenda kegiatan. Sementara untuk penandatanganan berita acara pengesahan Ranperda itu memang harus kepala daerah. Jadi, tidak bisa diwakilkan," kata Kamaluddin.
Sebelumnya Wali Kota Batam telah mewakilkan kehadirannya kepada Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah. Namun sesuai ketentuan pengambilan keputusan pengesahan Ranperda, penandatanganan harus dilakukan pimpinan DPRD bersama kepala daerah.
Aturan itu yang membuat rapat tidak bisa dimulai sebelum Wali Kota hadir. Sekda hanya bisa mewakili pada sebagian agenda, tidak untuk penandatanganan berita acara.
Kamaluddin menegaskan pihaknya akan memperbaiki komunikasi dan koordinasi penjadwalan kegiatan DPRD, termasuk dengan Wali Kota Batam. Langkah itu diharapkan membuat rapat paripurna berjalan tepat waktu dengan mempertimbangkan agenda lain.
"Kita maklumi padatnya jadwal Pak Wali, dan rekan-rekan anggota DPRD juga memiliki jadwal sangat padat, baik di Pansus maupun Banggar," tegasnya.
Melalui koordinasi yang lebih baik, Kamaluddin berharap pelaksanaan rapat paripurna DPRD Kota Batam ke depan berlangsung lebih tertib dan sesuai jadwal. Ketentuan serta kelengkapan dalam pengambilan keputusan tetap menjadi perhatian.