BATAM — Rombongan Pemprov Kepulauan Riau diterima Integrated Terminal Manager Batam Wawan Prabawa bersama jajaran tim operasional. Nyanyang datang didampingi Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kepri M. Darwin serta Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri Fansuri.
Peninjauan menyasar kesiapan fasilitas dan operasional terminal yang menjadi simpul penting penyaluran BBM dan LPG ke masyarakat Kepri. Terminal ini berperan menjaga pasokan tetap mengalir saat kondisi operasional tidak normal.
Gangguan Listrik Jadi Latar Peninjauan
Kunjungan Wagub tidak terlepas dari gangguan kelistrikan yang sempat memengaruhi operasional di wilayah Kepulauan Riau. Kondisi itu menjadi ujian bagi keandalan distribusi energi di daerah kepulauan yang bergantung pada pasokan terminal.
Nyanyang menilai kesiapan operasional dan koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting untuk menjaga ketersediaan energi. Menurutnya, aktivitas masyarakat dan perekonomian Kepri harus tetap berjalan meski ada gangguan.
"Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pertamina Patra Niaga yang tetap mampu menjaga penyaluran BBM dan LPG kepada konsumen ketika terjadi gangguan kelistrikan," ujar Nyanyang.
Pemprov Minta Sinergi Diperkuat
Nyanyang berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina terus diperkuat. Kebutuhan energi masyarakat, katanya, harus tetap terpenuhi termasuk ketika menghadapi gangguan yang berpotensi memengaruhi distribusi.
Dari sisi perusahaan, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Pertamina Patra Niaga Fahrougi Andriani Sumampouw menyatakan pihaknya menjaga kesiapan stok dan keandalan operasional. Penyaluran BBM dan LPG diklaim berjalan sesuai arahan manajemen.
"Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran penyaluran energi kepada masyarakat," kata Fahrougi.
Pengawasan Distribusi Libatkan Aparat Hukum
Pertamina memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mengawasi distribusi BBM dan LPG. Pengawasan diarahkan agar penyaluran tepat sasaran dan sesuai ketentuan.
Langkah itu untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan penyaluran energi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan keterlibatan berbagai pihak, distribusi diharapkan tetap lancar dan dapat diakses masyarakat yang berhak.
Melalui kunjungan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan komitmen menjaga keandalan pasokan dan mengoptimalkan operasional terminal. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain disebut akan terus diperkuat.