SINGKEP — Kebakaran lahan di Kampung Baru, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, menghanguskan sekitar 8 hektare hutan dan lahan. Kobaran api tidak hanya membakar vegetasi, tetapi juga mendekati rumah-rumah warga setempat.
Asap tebal mengepung permukiman saat petugas berupaya memadamkan titik api. Warga di sekitar lokasi sempat dibuat waspada karena jarak api yang kian dekat dengan bangunan rumah.
Keterbatasan Sumber Air Jadi Kendala Utama Pemadaman
Petugas Damkar bersama sejumlah pihak dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Namun, upaya pemadaman terkendala keterbatasan sumber air di sekitar titik kebakaran.
Kondisi itu membuat proses pemadaman berlangsung lebih lambat. Petugas harus mencari pasokan air dari lokasi lain sebelum bisa menyemprotkan ke titik-titik api yang masih menyala.
Api Mendekati Rumah Warga, Asap Kepung Permukiman
Kobaran api yang mendekati permukiman menjadi perhatian utama dalam penanganan kebakaran ini. Asap yang mengepung kawasan Kampung Baru menambah kekhawatiran warga sekitar.
Hingga informasi ini disusun, belum ada laporan resmi soal jumlah warga yang mengungsi atau kerugian material akibat peristiwa tersebut.
Karhutla Kembali Terjadi di Kabupaten Lingga
Peristiwa di Kecamatan Singkep menambah daftar kejadian karhutla di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Kebakaran lahan menjadi persoalan yang berulang di sejumlah wilayah saat musim kemarau.
Penanganan karhutla di kawasan kepulauan menghadapi tantangan tersendiri, terutama soal akses air dan jangkauan petugas ke lokasi yang sulit dijangkau.
Petugas masih melanjutkan proses pemadaman dan pemantauan di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.