KEPULAUAN RIAU — Persija Jakarta resmi merekrut Marselino Ferdinan pada detik-detik terakhir penutupan bursa transfer, mengakhiri spekulasi soal masa depan gelandang Timnas Indonesia tersebut. Kepindahan ini menandai kembalinya pemain kelahiran 9 September 2004 itu ke kompetisi domestik setelah tiga tahun menimba ilmu di Eropa.
Kepastian bergabungnya Marselino ke Macan Kemayoran diumumkan tepat saat jendela transfer musim ini ditutup. Langkah tersebut sekaligus menjawab rasa penasaran publik dan The Jak Mania soal klub berikutnya setelah sang pemain malang melintang di kompetisi Belgia, Inggris, dan Slovakia.
Bagi Persija, kedatangan Marselino menambah opsi di lini serang. Visi bermainnya yang cerdik, keberanian menusuk ke kotak penalti, serta tembakan jarak jauhnya dinilai cocok menjadi motor serangan baru tim kebanggaan warga ibu kota.
Jejak Karier Dimulai dari Akademi Persebaya
Perjalanan Marselino tidak lepas dari Persebaya Surabaya. Lulusan akademi Bajul Ijo itu menunjukkan bakat sejak usia belia dan dipercaya bermain di level senior meski umurnya masih sangat muda.
Ketenangannya memegang bola dan insting membaca ruang membuat profilnya melesat sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di Indonesia. Performa itulah yang membuka jalan bagi Marselino mencari tantangan di luar negeri.
Belgia, Inggris, dan Slovakia Jadi Pelabuhan Sebelumnya
Januari 2023 menjadi titik balik saat Marselino bergabung dengan klub Belgia, KMSK Deinze. Di sana ia beradaptasi dengan kultur sepak bola Eropa yang menuntut fisik kuat, tempo cepat, dan persaingan internal ketat.
Petualangannya berlanjut ke Inggris ketika Oxford United mengontraknya pada Agustus 2024. Meski menit bermain belum maksimal, tempaan latihan di sepak bola Inggris memberi pelajaran penting bagi perkembangannya.
Demi mengejar jam terbang, Marselino sempat dipinjamkan ke klub kasta tertinggi Slovakia, AS Trencin. Pengalaman berkeliling Eropa membuat resume sepak bolanya berbeda dibanding pemain seusianya di Tanah Air.
Dua Gol ke Gawang Arab Saudi dan Emas SEA Games 2023
Marselino langganan mencetak momen magis bersama Timnas Indonesia. Penampilan paling epiknya terjadi saat memborong dua gol kemenangan 2-0 atas Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia. Selebrasinya hari itu viral dan menjadi obrolan hangat seantero negeri.
Kejayaannya di Timnas sudah dimulai dari kelompok umur. Ia menjadi aktor kunci keberhasilan Timnas U-22 meraih emas SEA Games 2023, mengakhiri puasa gelar selama 32 tahun.
Marselino juga membawa Timnas U-23 melaju hingga semifinal Piala Asia U-23 2024 dan bertarung di playoff Olimpiade kontra Guinea.
Tantangan Terbesar: Kembali Fit Usai Cedera
Popularitas Marselino bukan hanya soal skill olah bola, tapi juga karisma dan keberaniannya mengambil risiko di usia muda. Sambutan luar biasa saat Oxford United berkunjung ke Jakarta menjadi bukti besarnya fanbase sang pemain.
Kini tantangan terbesarnya bukan lagi soal mencetak gol atau merebut tempat di starting eleven, melainkan memastikan tubuhnya benar-benar fit pasca-cedera. Jika proses recovery berjalan lancar, kiprah Marselino bersama Persija akan menjadi tontonan yang paling ditunggu musim ini.