Amsakar Achmad Dorong Kadin Batam Perkuat Investasi Melalui Sinergi Strategis Usaha

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 01 Mei 2026 | 02:05:05 WIB
Amsakar Achmad memberikan arahan dalam Musyawarah Konsolidasi Kadin Batam di Balairungsari BP Batam.

BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya Musyawarah Konsolidasi Persatuan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam yang digelar di Balairungsari, Gedung Bida Utama BP Batam, Batam Centre, Kamis (30/4/2026). Forum ini dinilai sebagai momentum krusial bagi para pelaku usaha di Kota Batam untuk menyatukan visi dalam mendukung penguatan ekonomi daerah.

Menurut Amsakar, keberadaan Kadin bukan sekadar organisasi profesi, melainkan mitra strategis pemerintah yang memiliki peran vital dalam menjembatani berbagai kepentingan dunia usaha. Ia berharap konsolidasi ini mampu melahirkan gagasan-gagasan progresif yang dapat diimplementasikan secara nyata untuk memperkuat daya saing Batam di kancah internasional.

Sinergi Strategis Kadin dan Pemerintah

Dalam arahannya, Amsakar menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara sektor swasta dan otoritas wilayah. Kadin diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya pengusaha, tetapi juga menjadi mesin penggerak yang mampu menghadirkan solusi atas tantangan ekonomi global yang dinamis. Peran strategis ini sangat dibutuhkan untuk memastikan Batam tetap menjadi destinasi investasi utama di Indonesia.

“Sebagai mitra strategis pemerintah, kami berharap Kadin Batam tampil dengan performa membanggakan melalui ide-ide yang mampu mengakselerasi pembangunan Kota Batam, Kepulauan Riau, bahkan Indonesia,” ujar Amsakar di hadapan para pengurus dan anggota Kadin yang hadir. Ia meyakini bahwa dengan komunikasi yang searah, hambatan birokrasi maupun kendala di lapangan dapat diselesaikan dengan lebih efektif.

Amsakar juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks, sehingga diperlukan kesamaan pandangan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan pelaku usaha. Ia menegaskan bahwa BP Batam berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog bagi Kadin guna merumuskan kebijakan yang pro-investasi dan mampu menciptakan lapangan kerja lebih luas bagi masyarakat lokal.

Capaian Investasi Batam Lampaui Target

Di sela-sela kegiatan tersebut, Amsakar memaparkan data kinerja ekonomi Batam yang menunjukkan performa gemilang di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat mengalami kenaikan dari 6,69 persen pada tahun 2024 menjadi 6,76 persen pada tahun 2025. Angka ini secara konsisten berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional, yang membuktikan ketangguhan fundamental ekonomi Batam.

Sektor investasi juga mencatatkan rekor yang signifikan. Realisasi investasi sepanjang tahun 2025 berhasil menembus angka Rp69,3 triliun. Pencapaian ini melampaui target yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp60 triliun, atau mencapai rasio 115,5 persen. Keberhasilan ini tidak terlepas dari perbaikan tata kelola perizinan dan peningkatan fasilitas pendukung di kawasan industri yang ada di Batam.

“Capaian ini menandakan bahwa tata kelola yang kita lakukan sudah berada pada jalur yang tepat, sekaligus menunjukkan dukungan kuat dari pelaku usaha terhadap kebijakan yang dijalankan,” jelas Amsakar. Ia menambahkan bahwa komposisi investasi saat ini menunjukkan keseimbangan yang sehat antara Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), yang menandakan kepercayaan investor lokal juga semakin meningkat.

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2026

Memasuki tahun 2026, tren positif ekonomi Batam diprediksi akan terus berlanjut. Data pada Triwulan I 2026 menunjukkan lonjakan nilai investasi yang sangat tajam, yakni hampir 103 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Nilai investasi meroket dari Rp8 triliun pada awal 2025 menjadi Rp17,4 triliun pada awal 2026. Lonjakan ini menjadi sinyal kuat bahwa Batam masih menjadi magnet bagi pemilik modal.

Dengan performa investasi yang impresif tersebut, Amsakar optimistis pertumbuhan ekonomi Batam pada Triwulan I 2026 memiliki potensi besar untuk mendekati angka 7 persen. Proyeksi ini meningkat jauh jika dibandingkan dengan capaian 5,17 persen pada periode yang sama tahun lalu. Ia berharap Kadin Batam dapat mengambil peran aktif dalam menjaga momentum pertumbuhan ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan musyawarah ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis, Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait, serta jajaran pengurus Kadin Indonesia seperti M. Aziz Syamsudin dan Taufan E.N. Rotorasiko. Hadir pula Ketua Kadin Kepri Mustava yang memberikan dukungan penuh atas langkah konsolidasi ini demi kemajuan ekonomi di wilayah Kepulauan Riau.

Reporter: Redaksi
Back to top