Microsoft resmi menggulirkan fitur Xbox Mode pada sistem operasi Windows 11 untuk meningkatkan pengalaman gaming bagi para pengguna PC. Namun, peluncuran ini diwarnai kebingungan karena distribusi fitur yang tidak merata serta laporan mengenai performa yang belum optimal. Pengguna kini mempertanyakan kesiapan mode khusus ini untuk penggunaan harian secara luas.
REDMOND — Microsoft mulai mendistribusikan Xbox Mode untuk pengguna Windows 11 secara bertahap melalui pembaruan sistem terbaru. Fitur yang sebelumnya dikenal sebagai Xbox Fullscreen Experience ini dirancang untuk menjalankan aplikasi Xbox dalam lingkungan layar penuh dengan tugas latar belakang yang dikurangi. Langkah ini diambil perusahaan untuk membantu meningkatkan performa perangkat saat menjalankan gim berat.
Meski sudah tersedia selama hampir satu pekan, banyak pengguna melaporkan bahwa fitur ini belum muncul di menu pengaturan mereka. Hal ini terjadi walaupun pengguna sudah memasang pembaruan KB5083631 yang seharusnya menyertakan Xbox Mode. Di platform Reddit, sejumlah orang menyatakan kekecewaan mereka terhadap sistem peluncuran bertahap yang dianggap tidak transparan.
"I updated three PCs and do not see it in settings on any PC," tulis salah satu pengguna di komunitas daring tersebut. Pengguna lain juga mempertanyakan apakah ketersediaan fitur ini hanya terbatas untuk wilayah atau perangkat tertentu saja karena mereka belum melihat opsi tersebut di bawah menu Settings, Gaming, lalu Xbox Mode.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan performa yang ditawarkan Xbox Mode masih sangat minor. Data di lapangan membuktikan bahwa keuntungan yang didapat tidak cukup besar untuk menjadikan mode ini sebagai alasan utama bagi pengguna dalam meningkatkan pengalaman bermain mereka. Selain masalah kecepatan, aspek navigasi dan stabilitas antarmuka juga menjadi sorotan tajam.
XDA Developers yang menguji fitur ini menyebut pengalamannya masih terasa penuh kendala atau "glitchy" dengan elemen UI yang muncul secara acak. Masalah navigasi yang canggung hingga terjadinya crash sesekali dialami oleh pengguna perangkat Xbox Ally X. Pengalaman perangkat lunak secara keseluruhan dinilai masih kasar dan membutuhkan banyak polesan sebelum benar-benar siap untuk publik.
Bagi pengguna yang ingin mencoba fitur ini tanpa menunggu antrean distribusi resmi, terdapat alat pihak ketiga bernama ViVeTool. Alat ini memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan fitur tersembunyi tersebut secara manual. Langkah ini menjadi alternatif populer di tengah rasa frustrasi komunitas terhadap birokrasi perilisan perangkat lunak Microsoft yang dianggap lamban dan sering kali mengecewakan penggemar fanatiknya.
Microsoft kini berada di titik jenuh terkait toleransi konsumen terhadap peluncuran fitur yang setengah matang. Meskipun perusahaan mengeklaim ini adalah bagian dari inisiatif K2 untuk meningkatkan ekosistem Windows, kendala teknis dan distribusi yang lambat justru memicu iritasi. Perusahaan perlu segera meminimalkan hambatan rilis agar fitur yang sudah diiklankan bisa segera dinikmati oleh basis penggunanya tanpa banyak kendala teknis.