ANAMBAS — Suasana hangat mewarnai pertemuan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin dengan para nelayan di Resto Miranti, Letung, Kecamatan Jemaja, Jumat pekan lalu. Kegiatan itu menjadi titik awal kunjungan kerja orang nomor satu di jajaran Polda Kepri ke wilayah kepulauan paling utara provinsi tersebut.
Dalam pertemuan itu, Kapolda menyerahkan bantuan sosial kepada 50 nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI). Rinciannya, 18 orang dari Kecamatan Jemaja, 16 orang dari Jemaja Timur, dan 16 orang dari Jemaja Barat. Tak hanya itu, bansos juga diberikan kepada empat perwakilan Paguyuban Warga Sunda yang berdomisili di Pulau Jemaja.
Irjen Pol Asep Safrudin menyebut bantuan ini merupakan wujud perhatian Polri terhadap masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang selama ini menjadi garda depan ketahanan ekonomi di daerah kepulauan. "Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat dan menjadi dukungan nyata bagi nelayan yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat pesisir," ujarnya dalam sambutan yang dikutip dari rilis Polda Kepri.
Para nelayan yang hadir tampak antusias. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan jajaran Polda Kepri kepada warga di wilayah kepulauan yang kerap menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan akses.
Sebelum bertolak ke Pulau Jemaja, Kapolda Kepri dan rombongan lebih dulu mengunjungi Tarempa, ibu kota Kabupaten Kepulauan Anambas. Di sana, ia menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat dan nelayan setempat. Kunjungan kerja ini menjadi rangkaian kegiatan yang menyasar langsung komunitas pesisir di wilayah yang tersebar di gugusan pulau-pulau terluar Indonesia.
Kegiatan di Pulau Jemaja turut dihadiri Irwasda Polda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, Kapolres Kepulauan Anambas, Bupati Kepulauan Anambas, jajaran Polsek Jemaja, unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan Paguyuban Warga Sunda di Pulau Jemaja.