TANJUNGPINANG — Kawasan ikonik Taman Gurindam 12 di pusat Kota Tanjungpinang akan disulap menjadi ruang publik yang lebih tertib, aman, dan bernilai ekonomi bagi masyarakat. Kesepakatan ini dihasilkan dalam rapat koordinasi antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Kepulauan Riau bersama Satpol PP Kota Tanjungpinang di Mako Satpol PP Provinsi Kepri, Tanjung Siambang, Selasa (19/5/2026).
Rapat tersebut membahas langkah strategis penataan dan pengawasan kawasan. Aktivitas masyarakat, pelaku usaha, hingga sektor pariwisata diharapkan bisa berjalan selaras tanpa mengganggu fungsi utama taman sebagai ruang interaksi sosial dan rekreasi.
Kasatpol PP Provinsi Kepri, Guntur Sakti, menegaskan bahwa transformasi Taman Gurindam 12 membutuhkan dukungan dan kesadaran bersama. Menurutnya, kebersihan, ketertiban, keamanan, dan estetika kawasan adalah harga mati yang harus dijaga semua pihak.
"Keberadaan Taman Gurindam 12 harus dijaga bersama. Kawasan ini bukan hanya ruang publik, tetapi juga wajah daerah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat," ujar Guntur.
Pemerintah tidak hanya membidik aspek fisik. Rapat koordinasi juga menyoroti potensi ekonomi yang bisa digali dari penataan kawasan. Pemerintah berharap taman ini bisa menjadi ikon wisata unggulan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru di Tanjungpinang.
Satpol PP Kota Tanjungpinang menyatakan kesiapan penuh untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kepri. Pengawasan dan penataan kawasan akan dilakukan secara terpadu agar hasilnya maksimal.
Guntur Sakti menambahkan, kawasan yang tertata dengan baik diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat. Ia bahkan mengaitkannya dengan peningkatan indeks kebahagiaan warga.
"Harapannya Taman Gurindam 12 tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang publik modern yang memberi manfaat sosial, ekonomi, dan edukasi bagi masyarakat," tutupnya.
Belum ada detail teknis mengenai jadwal penataan maupun anggaran yang disiapkan. Namun, kesepakatan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius mengubah wajah salah satu ruang publik paling strategis di ibu kota Provinsi Kepri tersebut.