PADANG — General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, memastikan seluruh gardu induk di provinsi itu sudah berhasil dinyalakan kembali. Sampai pukul 05.00 WIB, 60 persen sistem telah pulih dan terus diupayakan mencapai 100 persen.
"Semua gardu induk sudah menyala, ini tinggal proses pembebanan di masing-masing titik penyulang saja," kata Ajrun saat dikonfirmasi di Kota Padang, Sabtu (23/5).
PLN mencatat dari total 394 penyulang yang ada, sebanyak 175 penyulang masih dalam kondisi padam. Sisanya, 219 penyulang, sudah kembali menyala. Proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan keamanan jaringan tegangan rendah dan menengah.
PLN menegaskan bahwa kondisi infrastruktur kelistrikan di Sumbar dalam keadaan aman. Petugas di lapangan saat ini tengah berfokus melakukan proses pembebanan pada masing-masing titik penyulang agar aliran listrik kembali normal ke rumah pelanggan.
Gangguan sistem kelistrikan yang terjadi pada Jumat (22/5) pukul 18.44 WIB tersebut diduga berasal dari arah Provinsi Jambi. Gangguan interkoneksi ini tidak hanya berdampak pada wilayah Sumbar, melainkan juga memicu pemadaman listrik di beberapa provinsi lain di Pulau Sumatera.
Provinsi yang turut merasakan dampak pemadaman antara lain Aceh, Sumatera Utara, dan Riau. Hingga saat ini, PLN belum memberikan rincian mendetail mengenai penyebab utama blackout tersebut.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Perkembangan penanganan gangguan ini dapat dipantau secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile atau layanan contact center PLN 123.
"Kami terus bergerak cepat di lapangan untuk memulihkan pasokan arus listrik secara total kepada masyarakat," ujar Ajrun Karim.