Pencarian

Target Investasi Rp86 Triliun Kepri Serap 76 Ribu Pengangguran

Kamis, 07 Mei 2026 • 23:01:50 WIB
Target Investasi Rp86 Triliun Kepri Serap 76 Ribu Pengangguran
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menargetkan investasi Rp86 triliun untuk menyerap 76 ribu pengangguran pada 2026.

TANJUNGPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mematok target realisasi investasi sebesar Rp86 triliun sepanjang tahun 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya utama untuk memperluas lapangan kerja bagi 76,16 ribu pengangguran yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setempat.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebut pembukaan peluang investasi baru menjadi solusi konkret di tengah tren meningkatnya jumlah angkatan kerja. Terlebih, wilayah kepulauan ini masih menjadi magnet bagi warga luar daerah untuk mengadu nasib dan mencari pekerjaan.

"Pendatang yang mencari kerja ke Kepri cukup banyak, sehingga investasi menjadi salah satu solusi untuk memperluas serapan tenaga kerja," ujar Ansar di Tanjungpinang, Kamis (7/5/2026).

Strategi Menekan Pengangguran di Tengah Arus Migrasi

Berdasarkan data terbaru BPS Kepri per Februari 2026, jumlah angkatan kerja bertambah 17,39 ribu orang dibanding periode yang sama tahun lalu. Meski jumlah penduduk bekerja naik menjadi 1,032 juta orang, angka pengangguran tetap merangkak naik sekitar 0,94 ribu orang.

Kondisi tersebut membuat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kepri berada di angka 6,87 persen. Persentase ini hanya turun tipis 0,02 persen jika dibandingkan dengan data Februari 2025, yang menunjukkan tantangan besar dalam penyerapan tenaga kerja baru.

Ansar menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah harus bekerja ekstra keras karena target investasi tahun ini merupakan yang tertinggi di Pulau Sumatra. Capaian tahun sebelumnya yang melampaui target nasional menjadi modal kepercayaan diri bagi Pemprov Kepri untuk terus bergerak.

Bagaimana Realisasi Investasi Berdampak pada Lapangan Kerja?

"Saat ini kita masih terus mendorong adanya investasi baru, sehingga itu bisa terus menekan angka pengangguran," tambah Ansar. Sektor investasi diharapkan mampu mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja yang tidak hanya berasal dari penduduk lokal, tetapi juga migrasi pencari kerja antarprovinsi.

Data BPS menunjukkan dinamika pasar kerja di Kepri cukup progresif namun penuh tekanan. Pertambahan jumlah orang yang bekerja sebanyak 16,45 ribu orang belum sepenuhnya mampu menyerap seluruh angkatan kerja baru yang masuk ke pasar tenaga kerja Kepulauan Riau secara keseluruhan.

Pemprov Kepri kini fokus memastikan setiap investasi yang masuk memiliki daya serap tenaga kerja yang tinggi. Dengan target Rp86 triliun, pemerintah daerah berharap sektor industri dan jasa dapat memberikan ruang lebih luas bagi para pencari kerja di wilayah tersebut.

Bagikan
Sumber: medianesia.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks