BATAM — Cuaca di sebagian besar wilayah Kepulauan Riau pada hari ini diprakirakan didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang. Namun, BMKG meminta perhatian khusus untuk dua daerah, yaitu Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Apa yang Membuat Natuna dan Anambas Berbeda?
Forecaster BMKG Batam menjelaskan bahwa fenomena belokan angin (shearline) di sekitar Kepri menyebabkan perlambatan dan penumpukan massa udara. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan-awan hujan secara lokal. Di Natuna dan Anambas, potensi hujan diprakirakan lebih intens.
Untuk Natuna, cuaca diprediksi hujan ringan pada pagi, meningkat menjadi hujan sedang pada siang hari, dan kembali ringan pada malam hari. Sementara itu, Kepulauan Anambas diperkirakan mengalami hujan ringan di pagi hari, namun siang harinya berpotensi hujan petir. Kecepatan angin tertinggi juga diprakirakan terjadi di perairan Anambas, mencapai 20 kilometer per jam.
Rincian Cuaca di 7 Kabupaten/Kota Kepri
Secara umum, suhu udara di seluruh wilayah Kepri berkisar antara 25 hingga 31 derajat Celcius dengan angin bertiup dari arah Selatan. Berikut rincian prakiraan cuaca untuk masing-masing daerah:
- Kota Batam: Pagi dan siang hujan ringan, malam dan dini hari cerah berawan. Angin 4-15 km/jam.
- Kota Tanjungpinang: Pagi hujan ringan, siang berawan, malam dan dini hari cerah berawan. Angin 9-14 km/jam.
- Kabupaten Bintan: Pagi berawan, siang hujan ringan, malam dan dini hari cerah berawan. Angin 5-12 km/jam.
- Kabupaten Karimun: Pagi dan siang hujan ringan, malam dan dini hari berawan. Angin 7-15 km/jam.
- Kabupaten Lingga: Pagi dan siang berawan, malam cerah berawan, dini hari hujan ringan. Angin 11-18 km/jam.
- Kabupaten Natuna: Pagi hujan ringan, siang hujan sedang, malam hujan ringan, dini hari berawan. Angin 8-14 km/jam.
- Kabupaten Kepulauan Anambas: Pagi hujan ringan, siang hujan petir, malam hujan ringan, dini hari berawan tebal. Angin 13-20 km/jam.
BMKG mengimbau masyarakat di Natuna dan Anambas untuk waspada terhadap potensi genangan air dan pohon tumbang akibat angin kencang yang mungkin menyertai hujan lebat. Masyarakat di wilayah lain tetap diingatkan untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari kanal resmi BMKG.