NATUNA — Kesadaran warga Natuna terhadap pola makan sehat kembali menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Melalui kolaborasi dengan penyedia infrastruktur telekomunikasi, Pemkab Natuna menghadirkan layanan kesehatan terpadu yang menggabungkan edukasi gizi dengan pemeriksaan medis gratis bagi masyarakat Bunguran Timur Laut.
Bupati Natuna Cen Sui Lan menegaskan bahwa pemahaman tentang gizi seimbang menjadi kunci utama dalam mencegah tiga persoalan kesehatan sekaligus: stunting, gizi kurang, dan obesitas. "Pola makan juga harus diatur dengan baik, kurangi yang manis-manis," ujarnya di Natuna, Kamis.
Pemeriksaan Tekanan Darah Hingga Gula Darah
Program CKG yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut tidak sekadar formalitas. Petugas kesehatan melakukan serangkaian pemeriksaan menyeluruh, antara lain tekanan darah, gula darah, berat badan, tinggi badan, hingga evaluasi pola makan harian warga.
Pemeriksaan dini ini dirancang untuk mendeteksi penyakit sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Dengan deteksi awal, penanganan dapat segera dilakukan dan biaya pengobatan jangka panjang bisa ditekan.
Kolaborasi Lintas Sektor: Pemda Sediakan Tenaga Medis, Swasta Siapkan Lokasi
Skema kerja sama dalam kegiatan ini terbilang unik. Pemkab Natuna bertanggung jawab penuh atas penyediaan tenaga kesehatan, sementara pihak perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi menyediakan lokasi kegiatan dan paket bahan pokok.
Sebanyak 100 paket sembako berisi beras, telur, dan minyak goreng dibagikan kepada warga yang hadir. Langkah ini dinilai efektif sebagai daya tarik agar partisipasi masyarakat dalam program kesehatan meningkat.
CKG Tidak Hanya di Kegiatan Seremonial, Bisa Diakses di Puskesmas
Cen Sui Lan menekankan bahwa layanan CKG sejatinya tidak terbatas pada acara tertentu. Masyarakat dapat mengakses pemeriksaan kesehatan gratis ini di puskesmas maupun posyandu sesuai jadwal pelayanan yang telah ditentukan.
Pemerintah mendorong setiap warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin minimal satu kali dalam setahun. "Kami berharap masyarakat memanfaatkan program ini karena gratis dan memberikan manfaat besar bagi kesehatan," kata bupati.
Instruksi Tegas ke Kepala Desa: Turunkan Angka Stunting Natuna
Peran perangkat desa menjadi kunci dalam keberhasilan program ini. Cen Sui Lan secara khusus menitipkan pesan kepada para kepala desa untuk terus mengingatkan warganya agar rutin datang ke posyandu.
"Anak-anak, ibu hamil, dan lansia harus mendapatkan pelayanan kesehatan secara berkala agar kita bersama-sama dapat menurunkan angka stunting di Natuna," tegasnya.
Langkah ini sejalan dengan program prioritas nasional yang menargetkan penurunan prevalensi stunting secara signifikan. Dengan pendekatan yang menyentuh langsung komunitas, Pemkab Natuna berharap derajat kesehatan masyarakat di kabupaten kepulauan tersebut dapat meningkat secara merata.