LINGGA — Ketua Perhimpunan Penulis Kepri (PPK) Husnizar Hood menyatakan antusiasmenya terhadap penampilan para penyair yang memeriahkan malam pembacaan puisi di Kabupaten Lingga. Ia menyebut penampilan mereka memberi harapan besar bagi perkembangan dunia sastra di daerah yang dikenal dengan sejarah Melayunya tersebut.
Karya Puisi di Daik Lingga Bakal Dikumpulkan Menjadi Antologi
"Di luar dugaan saya, penampil malam itu memberi harapan besar dunia sastra di Lingga. Tulisan mereka kuat dan membaca puisinya juga bagus," kata Husnizar dalam keterangannya, Minggu (30/8).
Melihat respons positif tersebut, Husnizar berencana membukukan karya-karya yang ditampilkan pada malam itu. Rencananya, antologi tersebut akan menggunakan judul yang sama dengan tema kegiatan, yakni "Bersimpuh di Bunda Tanah Melayu".
"Karena itu saya berniat membuat antologi puisi dengan judul yang sama pada acara malam itu, semoga terwujud," ujarnya.
Malam Puisi Jadi Ruang Temu Penyair Lintas Kota di Kepri
Kegiatan ini menjadi ajang pertemuan para pegiat sastra dari tiga wilayah di Kepulauan Riau. Dari Tanjungpinang, tampil Mastur Taher, Pepy Candra, dan Syafarudin. Husnizar Hood sendiri turut membacakan puisi dengan diiringi petikan biola dari Wawan Bob.
Dari Batang, hadir penyair Tarmizi Rumahitam. Sementara dari Lingga, sejumlah nama seperti Syafitriandy, Vilza Fairuzzabadiah Sajidulloh, Nurhasanah, Mirwan Bukhari, dan Alang Dilaut ikut membacakan karya mereka.
Camat Lingga Shefi Hari Nugraha bersama istrinya, Clara Widya, juga tampil membacakan puisi. Beberapa nama yang dijadwalkan hadir, seperti Robby Patria, Abdul Kadir Ibrahim, dan Ning dari PPK, berhalangan hadir. Rony Kurniawan, Viena Anggitha, Kisan Jaya, dan Leximinander dari Lingga juga absen.
Pelajar dan Monolog Meriahkan Panggung Sastra di Lapangan Hang Tuah
Kegiatan ini tidak melibatkan penyair senior saja. Sejumlah pelajar dari berbagai sekolah di Lingga turut berpartisipasi. Mereka adalah Zerlina Elysia Yuniar dari SMAN 1 Lingga, Bagea Sri Novianti dari SMKN 1 Lingga, Yakobus Bayu Permito dari SMKN 2 Lingga, dan Nazriel Alfarizgy Yuniar dari SMAN 1 Lingga.
Selain pembacaan puisi, panggung sastra di Lapangan Hang Tuah juga dimeriahkan dengan berbalas pantun oleh Nabil dan kawan-kawan dari SMAN 1 Lingga. Penampilan monolog oleh Cantika Jufian Putri dari SMAN 1 Lingga juga menambah semarak suasana malam itu.
Dukungan Kecamatan Lingga untuk Ramainya Daik pada Agustus
Camat Lingga Shefi Hari Nugraha menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang digagas PPK tersebut. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan upaya Kecamatan Lingga menggelar berbagai acara pada momen Agustus 2026.
"Berani berbuat yang Insya Allah bisa memudahkan masyarakat serta melayani masyarakat dan membuat Daik Lingga ini menjadi ramai pada Agustus ini," kata Shefi.