Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) memastikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang bakal menerima bantuan alat kesehatan senilai Rp150 miliar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pada tahun anggaran 2027. Bantuan tersebut mencakup 36 item peralatan medis, termasuk Cath Lab untuk operasi jantung serta alat bedah kepala dan otak. Pengadaan alat-alat itu kini tengah memasuki tahap lelang di Kemenkes.
TANJUNGPINANG — RSUD Raja Ahmad Tabib yang menjadi rumah sakit rujukan utama di Kepulauan Riau akan kedatangan puluhan alat kesehatan baru tahun depan. Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib Kepri, Dokter Bambang Utoyo, menyebut total ada 36 item alat kesehatan yang diperoleh pada tahun anggaran 2027.
"Bantuannya dalam bentuk alat kesehatan, bukan uang," kata Bambang di Kota Tanjungpinang, Selasa.
Pasien Jantung Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah
Salah satu alat yang paling dinantikan adalah Cath Lab untuk operasi jantung. Dengan keberadaan alat ini, RSUD Raja Ahmad Tabib mampu menangani pasien gangguan kardiovaskular secara mandiri.
"Dengan adanya layanan Cath Lab, kita bisa menangani pasien gangguan kardiovaskular secara mandiri tanpa harus dirujuk ke luar daerah," ujarnya.
Selain Cath Lab, bantuan juga mencakup peralatan untuk operasi kepala dan otak. Penambahan fasilitas ini diharapkan memperkuat posisi RSUD Raja Ahmad Tabib sebagai rumah sakit rujukan bagi masyarakat di seluruh kabupaten/kota se-Kepri.
Penguatan SDM Dokter Spesialis Berjalan Paralel
Penambahan alat kesehatan tidak berjalan sendiri. Pemprov Kepri secara bersamaan memperkuat kapasitas sumber daya manusia rumah sakit, khususnya dokter spesialis penyakit dalam seperti jantung dan kanker.
Bambang menjelaskan, Pemprov Kepri telah menyekolahkan sejumlah dokter ke perguruan tinggi di Indonesia untuk mengisi kebutuhan tersebut. Mereka dibiayai kuliah dokter spesialis secara gratis sekitar empat tahun.
"Mereka dibiayai kuliah dokter spesialis gratis sekitar empat tahun, lalu kembali mengabdi di daerah, termasuk di RSUD RAT Kepri," ucapnya.
24 Item Bantuan 2025 Masih Berproses
Bantuan dari Kemenkes untuk RSUD Raja Ahmad Tabib sebenarnya sudah berjalan sejak tahun sebelumnya. Pada 2025, rumah sakit ini mendapatkan 24 item bantuan alat kesehatan dari Kemenkes.
Tiga di antaranya sudah tiba di RSUD Raja Ahmad Tabib, yaitu ESWL, Mammografi, dan C-Arm. Bambang menyebut sisanya masih berproses hingga akhir 2026.
Bambang mengapresiasi perhatian Pemerintah Pusat yang konsisten meningkatkan mutu layanan dan fasilitas medis di RSUD Raja Ahmad Tabib. Harapannya, masyarakat Kepri tidak perlu lagi dirujuk berobat ke luar daerah, apalagi ke luar negeri.