Baterai Solid-State 500 Wh/kg Geely Siap Uji Jalan, Jarak Tempuh Tembus 1.000 Km

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 02:07:31 WIB
Geely Holding mengumumkan sel baterai solid-state 500 Wh/kg miliknya telah memasuki tahap uji jalan dengan klaim jarak tempuh lebih dari 1.000 km.

KEPULAUAN RIAU — Kabar ini bukan sekadar wacana. Geely Holding, induk perusahaan yang menaungi Zeekr, Volvo, Polestar, Lotus, dan Smart, menyatakan sel baterai solid-state tersebut kini tengah diuji di kondisi nyata. Jika terealisasi, angka 500 Wh/kg ini akan mengubah perhitungan fundamental kendaraan listrik secara keseluruhan.

Lompatan Ganda dari Baterai Konvensional

Untuk memahami besarnya angka ini, perlu perbandingan dengan teknologi yang ada di pasaran saat ini. Sel NMC nikel tinggi terbaik yang dipakai mobil listrik produksi massal hanya berada di kisaran 250–300 Wh/kg. Sel 4680 milik Tesla bahkan berada di sekitar 245 Wh/kg, sementara sel LFP yang umum dipakai kendaraan listrik murah angkanya lebih rendah lagi.

Di tingkat paket, angkanya turun lebih jauh. Paket baterai LFP "Golden Brick" milik Zeekr saat ini hanya diklaim sekitar 128 Wh/kg. Artinya, lompatan ke 500 Wh/kg bukan peningkatan bertahap, melainkan penggandaan kapasitas penyimpanan energi per kilogram.

Dampaknya berlipat ganda. Produsen bisa mempertahankan jarak tempuh yang sama dengan bobot baterai setengahnya, atau menambah jarak tempuh secara signifikan. Bobot mobil yang lebih ringan otomatis mengurangi kebutuhan struktur penguat dan ukuran baterai, sehingga penghematan terus berakumulasi.

Klaim Jarak Tempuh dan Umur Pakai Baterai

Geely memilih opsi jarak tempuh. Perusahaan mengklaim kendaraan dengan sel baterai ini mampu menempuh lebih dari 1.000 km dalam sekali pengisian daya. Angka tersebut disebut sebanding dengan mobil bermesin diesel. Selain itu, umur pakai baterai diklaim mencapai 1 juta km atau sekitar 621.000 mil.

Geely juga mengumumkan mitra material untuk proyek ini, yakni Dow Chemical. Perusahaan kimia asal Amerika Serikat itu memasok perekat khusus untuk sel solid-state yang stabil pada suhu ekstrem, dari -40 derajat Celsius hingga 120 derajat Celsius. Stabilitas suhu merupakan salah satu tantangan terbesar dalam kimia solid-state, sehingga keterlibatan pemasok spesifik ini menjadi detail teknis yang patut dicermati.

Catatan Kritis di Balik Target 2027

Perlu ditegaskan, "pilot deployment" pada 2027 bukan berarti mobil dengan baterai ini langsung tersedia di diler. Jalur produksi percontohan hanya membuktikan sel bisa diproduksi berulang dalam volume kecil. Produksi massal dengan biaya yang masuk akal untuk mobil seharga Rp 500 jutaan adalah tantangan yang sama sekali berbeda, dan Geely belum memberikan tanggal pasti.

Sejumlah pertanyaan teknis juga masih menggantung. Komposisi kimia sel belum diungkap, apakah memakai elektrolit sulfida atau oksida, serta jenis anoda yang digunakan. Data umur pakai 1 juta km juga belum didukung verifikasi pihak ketiga yang independen.

Perlombaan 2027 yang Ramai

Geely bukan satu-satunya pemain yang membidik tahun 2027. CATL menargetkan produksi percontohan sel solid-state sulfida 500 Wh/kg pada tahun yang sama. BYD juga mengejar jendela 2027 untuk demonstrasi solid-state penuh sebelum produksi massal di akhir dekade ini. Toyota bahkan sudah menyebut 2027–2028 untuk debut solid-state-nya.

Ketika semua pemain besar menyebut tahun yang sama untuk "pilot", tahun tersebut kehilangan makna pembeda. Yang lebih relevan adalah siapa yang mampu melewati fase percontohan dan masuk ke produksi massal dengan biaya kompetitif.

Teknologi ini memang benar-benar mendekati kenyataan. Baterai semi-solid sudah menggerakkan kendaraan listrik di jalanan China saat ini. Namun solid-state penuh dengan kepadatan 500 Wh/kg masih menjadi target yang lebih sulit dan masih berada di jalur percontohan.

Jika ada yang berhasil mewujudkan sel 500 Wh/kg yang tahan lama dan terjangkau, dampaknya akan mendefinisikan ulang kemampuan kendaraan listrik: jarak 1.000 km, atau jarak yang sama dengan bobot mobil lebih ringan ratusan kilogram. Itulah lompatan yang bisa membuka elektrifikasi untuk semua moda transportasi darat.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top