320 Siswa SDN 007 Ranai Darat Natuna Pawai Budaya, Dinas Pendidikan Siapkan Kurikulum Geopark

Penulis: Fadhli Usman  •  Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46:02 WIB
Siswa SDN 007 Ranai Darat mengikuti pawai budaya dengan mengenakan beragam pakaian adat di Ranai Darat, Natuna.

NATUNA — Pawai budaya tersebut melibatkan 15 kelas yang menampilkan beragam pakaian adat, busana pengantin, hingga pakaian profesi seperti PNS, TNI, dan Polri. Rute pawai dimulai dari halaman sekolah dan menyusuri kawasan Ranai Darat, disaksikan antusias oleh masyarakat setempat.

Suasana semakin meriah dengan penampilan drum band MTsN 2 Natuna yang melibatkan 54 personel. Personel kepolisian turut melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas sepanjang rute pawai.

Dilepas Kepala Dinas Pendidikan Natuna

Kegiatan dilepas langsung Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Ilham Kauli, didampingi Lurah Ranai Darat dan Kepala SDN 007 Ranai Darat. Menurut Ilham, Pawai Budaya sejalan dengan rencana pengembangan kurikulum muatan lokal berbasis Geopark yang akan diterapkan secara bertahap.

Kurikulum tersebut akan diberlakukan mulai jenjang TK, SD, SMP hingga SLTA. Pendidikan Geopark tidak hanya mengenalkan aspek geologi, tetapi juga keanekaragaman hayati dan budaya masyarakat.

"Manusia bukan menjadi perusak alam, tetapi harus mampu beradaptasi, menjaga dan melestarikan lingkungan serta budaya," kata Ilham Kauli.

Mengapa Anak Perlu Dibekali Sejak Dini

Ilham menyebut anak-anak perlu dibekali pemahaman tentang adat istiadat, bahasa, tradisi serta pentingnya menghargai perbedaan. Ia berharap pendidikan tersebut mampu membentuk generasi yang berbudaya, beretika, menjunjung sopan santun serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar dari buku dan ruang kelas, tetapi juga mengenal langsung keberagaman budaya yang menjadi kekayaan bangsa.

Dukungan untuk Geopark Natuna

Pawai Budaya menjadi bagian dari kegiatan literasi budaya sekolah sekaligus dukungan terhadap Geopark Natuna menuju UNESCO Global Geopark. Pendanaan kegiatan bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Reporter: Fadhli Usman
Sumber: metroindonesia.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top