TANJUNGPINANG — Pembukaan Porprov VI Kepri ditandai parade kontingen dari Kabupaten Kepulauan Anambas, Natuna, Lingga, Karimun, Bintan, Kota Tanjungpinang, dan Batam. Tujuh daerah mengirimkan atlet dan ofisial terbaiknya ke Tanjungpinang, yang menjadi tuan rumah seluruh pertandingan.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menilai Porprov bukan sekadar pesta medali. Menurutnya, kompetisi ini menjadi jalur seleksi atlet potensial yang kelak mewakili provinsi di level lebih tinggi.
"Porprov bukan hanya menjadi ajang memperebutkan medali, tetapi juga momentum menjaring atlet potensial yang nantinya dapat mewakili Kepri dalam berbagai kompetisi olahraga nasional maupun internasional," tutur Ansar.
Porprov VI Kepri mempertandingkan 30 cabang olahraga yang tersebar di 24 venue di Kota Tanjungpinang. Seluruh pertandingan dipusatkan di kota berjuluk Gurindam ini, sehingga perputaran atlet, ofisial, dan penonton terkonsentrasi di satu wilayah.
Ansar mengapresiasi Pemerintah Kota Tanjungpinang, KONI Kepri, dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kompetisi. Menurutnya, dukungan lintas lembaga menjadi kunci kelancaran ajang sebesar Porprov.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengajak masyarakat menyambut para atlet, ofisial, dan tamu dari berbagai daerah selama kompetisi berlangsung. Keramahan warga dinilai ikut menentukan citra tuan rumah.
"Saya mengajak masyarakat untuk ikut mendukung kesuksesan penyelenggaraan Porprov dengan memberikan sambutan ramah kepada seluruh kontingen dan tamu dari berbagai daerah," ucap Lis.
Ketua KONI Kepri Usep Rahmat menyebut peningkatan kualitas atlet dan pelatih menjadi perhatian lembaganya dalam memperkuat pembinaan olahraga daerah. Pembinaan dijalankan berkelanjutan, bukan hanya menjelang kompetisi.
"Dengan pembinaan yang dilakukan KONI secara berkelanjutan, diharapkan lahir atlet berprestasi yang mampu membawa nama Kepri ke tingkat nasional maupun internasional," ujar Usep.
Porprov VI Kepri menjadi tolok ukur peta kekuatan olahraga tujuh kabupaten/kota. Hasil kompetisi di 30 cabang olahraga akan menunjukkan daerah mana yang paling siap memasok atlet untuk kejuaraan tingkat nasional.