BATAM — Perum Bulog Kantor Cabang Batam memastikan stok beras di wilayah kerjanya, mencakup Kota Batam dan Kabupaten Karimun, dalam kondisi aman. Kepala Cabang Bulog Batam Guido XL Pereira menyatakan persediaan beras di gudang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama lima hingga enam bulan ke depan.
“Stok Bulog untuk wilayah kerja Kantor Cabang Batam cukup untuk lima sampai enam bulan ke depan. Permintaan juga masih normal, tidak ada peningkatan yang signifikan sebelum maupun setelah Idul Adha 1447 H,” ujar Guido saat dihubungi di Batam, Senin.
Rincian Stok Beras di Gudang Bulog
Berdasarkan data per 29 Mei 2026, total stok beras di Gudang Bulog Batam dan Karimun mencapai lebih dari 5.000 ton. Rinciannya terdiri dari:
- Beras medium program pelayanan publik (PSO): 2.694 ton
- Beras medium PSO lainnya: 1.773 ton
- Beras bantuan pangan: 56 ton
- Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP): 132 ton
- Beras premium (Candi Mulyo, Befood, Punokawan): total 430 ton
Kebutuhan Bulanan dan Komoditas Lain
Kebutuhan beras Bulog di Batam rata-rata mencapai 150 ton per bulan, sementara di Kabupaten Karimun berkisar antara 250 hingga 300 ton per bulan. Dengan stok yang ada, Guido memastikan pasokan masyarakat tetap terpenuhi.
Selain beras, Bulog Batam juga menyimpan komoditas pangan lain, seperti Minyakita untuk program bantuan pangan sebanyak 173 ton, Minyakita komersial 3 ton, minyak goreng premium 200 liter, jagung 20 ton, serta gula sebanyak 230 kilogram.
Penyerapan Gabah Petani: Tidak Ada Target Khusus
Guido menjelaskan, Bulog Batam tidak memiliki target penyerapan gabah atau beras dari petani karena Batam dan Karimun bukan daerah sentra produksi padi. Namun, pihaknya tetap membuka peluang pembelian hasil panen yang memenuhi standar kualitas pemerintah.
“Untuk wilayah kerja Bulog Batam memang tidak ada target penyerapan. Namun jika ada petani yang ingin menjual beras ke Bulog, kami siap membeli sesuai harga dan persyaratan standar kualitas yang ditetapkan pemerintah,” katanya.
Bulog Batam berharap ketersediaan stok pangan yang memadai dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di Batam maupun Karimun, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.