KEPULAUAN RIAU — Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Barba pada Jumat (19/6/2026). Dalam pernyataan resminya, Adhitia menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dedikasi sang pemain yang dinilai sangat profesional meski hanya singkat membela Maung Bandung.
Satu Musim, Tiga Gelar Beruntun
Kepergian Barba tetap meninggalkan jejak prestasi yang monumental. Pemain bernomor punggung 93 ini menjadi bagian dari skuad yang berhasil mempertahankan gelar juara kasta tertinggi sepak bola Indonesia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
“Hatur nuhun, Federico Barba. Dalam waktu yang relatif singkat, ia mampu menunjukkan kualitas, karakter, dan profesionalisme yang membantu tim mencapai target besar musim ini,” ujar Adhitia dalam keterangan resminya.
Statistik Konsisten: 28 Laga dan 5 Gol
Sebelum bergabung dengan Persib, Barba menyelesaikan masa baktinya bersama klub Swiss, FC Sion. Pemain kelahiran Roma, 1 September 1993 itu langsung menjadi pilar tangguh di lini pertahanan Pangeran Biru sepanjang musim.
Di kompetisi Super League 2025/2026, Barba mencatatkan 28 penampilan dan menyumbangkan lima gol. Sementara di kancah Asia, ia tampil dalam tujuh pertandingan di ajang AFC Champions League Two, membantu Persib bersaing di level internasional.
Mentalitas Juara di Ruang Ganti
Tak hanya soal angka, Barba dinilai berhasil menularkan mentalitas kompetitif dan kepemimpinan yang berdampak positif bagi ruang ganti tim. Adhitia menegaskan bahwa kontribusi Barba akan selalu menjadi bagian dari sejarah panjang klub.
“Pintu Persib akan selalu terbuka untuk para pemain yang telah memberikan hati dan dedikasinya bagi klub ini,” tambah Adhitia.
Persib meyakini setiap perjalanan memiliki babaknya sendiri. Meski kebersamaan ini harus berakhir, kenangan manis dan gelar juara yang diraih bersama Barba akan tetap abadi. Klub pun mendoakan kesuksesan bagi karier sang bek asal Italia selanjutnya.