Sebanyak tiga rumah sakit umum daerah di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, kini diperkuat dokter spesialis dan peserta pendidikan dokter spesialis untuk mendukung pelayanan kesehatan warga kepulauan. RSUD Tarempa, Palmatak, dan Jemaja masing-masing menerima penempatan tenaga medis dengan komposisi berbeda, mulai dari spesialis obstetri dan ginekologi hingga anestesiologi. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas Feri Oktavia menyebut penambahan ini sebagai upaya memperkuat layanan sekaligus memenuhi kebutuhan dokter spesialis di daerah kepulauan.
ANAMBAS — RSUD Tarempa menjadi rumah sakit dengan komposisi tenaga spesialis paling lengkap di antara tiga RSUD tersebut. Fasilitas kesehatan itu memiliki tiga dokter spesialis berstatus pegawai negeri sipil, yakni spesialis obstetri dan ginekologi, patologi klinik, dan penyakit dalam.
Selain dokter spesialis berstatus PNS, RSUD Tarempa juga menampung empat dokter residen yang menjalani pendidikan pada program anestesiologi dan terapi intensif, obstetri dan ginekologi, bedah, serta penyakit dalam.
RSUD Palmatak Punya Tiga Dokter Spesialis dan Tiga Residen
RSUD Palmatak memiliki tiga dokter spesialis yang terdiri atas dua PNS dan satu pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Ketiganya menempati bidang bedah, patologi anatomi, dan anak.
Rumah sakit ini juga menjadi tempat pendidikan tiga dokter residen pada program obstetri dan ginekologi, penyakit dalam, serta anestesiologi dan terapi intensif.
RSUD Jemaja Diperkuat Dua Dokter PGDS Kemenkes
RSUD Jemaja memiliki dua dokter spesialis berstatus PNS, yakni spesialis obstetri dan ginekologi serta anak. Fasilitas itu juga diperkuat dua dokter Program Pendayagunaan Dokter Spesialis Kementerian Kesehatan pada bidang anestesi dan bedah.
"Adapun RSUD Jemaja memiliki dua dokter spesialis berstatus PNS, yakni spesialis obstetri dan ginekologi serta anak. Rumah sakit ini juga diperkuat dua dokter Program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) Kementerian Kesehatan pada bidang anestesi dan bedah," ucap Feri Oktavia.
Sembilan Peserta Didik Berasal dari FK Unand dan FK Unri
Secara keseluruhan, tujuh dokter residen menjalani pendidikan spesialis di RSUD Tarempa dan RSUD Palmatak. Mereka berasal dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Fakultas Kedokteran Universitas Riau.
Feri menyebut keberadaan peserta pendidikan spesialis itu sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di daerah kepulauan.
"Jika dua dokter PGDS Kemenkes tersebut juga dihitung sebagai peserta pendidikan spesialis, totalnya menjadi sembilan orang," ujar dia.
Dampak bagi Warga Kepulauan
Kabupaten Kepulauan Anambas terdiri atas sejumlah pulau yang tersebar di Laut Natuna, sehingga akses warga ke layanan kesehatan spesialis kerap terkendala jarak dan transportasi antarpulau. Penempatan dokter spesialis di tiga RSUD itu diharapkan memangkas kebutuhan rujukan warga ke luar daerah.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas belum merinci jadwal penambahan tenaga medis berikutnya maupun durasi penugasan para peserta pendidikan spesialis di masing-masing rumah sakit.