KARIMUN — Enam pendonor darah sukarela menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Karimun dalam peringatan HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI). Penyerahan berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Karimun, Sabtu (19/9/2026) pagi, bersamaan dengan upacara peringatan yang mengusung tema "Peduli, Bergerak, Bersama".
Keenam penerima penghargaan itu adalah Hafiz Ashri dengan 12 kali donor, Rio Saputra 15 kali, Tria Wahyuni Illahi 20 kali, Rike Afriyanti 30 kali, Adam Nur Atsnawi 34 kali, dan Mie Li yang tercatat 29 kali mendonorkan darah. Penghargaan menjadi bentuk penghormatan atas konsistensi mereka menyumbangkan darah tanpa pamrih.
Siapa Saja Pendonor yang Diganjar Penghargaan?
Daftar penerima menunjukkan rentang pengalaman yang lebar, dari belasan hingga puluhan kali donor. Adam Nur Atsnawi mencatat torehan tertinggi dengan 34 kali, disusul Rike Afriyanti 30 kali dan Mie Li 29 kali.
Tria Wahyuni Illahi berada di posisi berikutnya dengan 20 kali donor, sementara Rio Saputra dan Hafiz Ashri masing-masing tercatat 15 kali dan 12 kali. Konsistensi mereka dinilai sebagai fondasi ketersediaan darah di Kabupaten Karimun.
Darah Tidak Bisa Ditiru, Bupati Ingatkan Peran Warga
Bupati Karimun Ing Iskandarsyah menyampaikan terima kasih kepada para pendonor yang menjadikan donor darah sebagai bagian dari kepedulian sosial. Ia menekankan bahwa darah merupakan kebutuhan medis yang belum bisa ditiru atau diproduksi sendiri.
"Untuk para pendonor yang pada pagi ini mendapatkan apresiasi, ucapan terima kasih kami sampaikan karena darah itu sampai saat ini kita tidak bisa menirunya. Hanya dengan cara mendonorkan darah kita kepada orang-orang yang membutuhkan," ujar Iskandarsyah.
Iskandarsyah mengaku turut memiliki pengalaman sebagai pendonor. Menurutnya, kebiasaan itu ia jalani terutama saat masih beraktivitas di Tanjungpinang.
"Saya termasuk mungkin sudah lebih dari 15 kali saya pernah donor. Terutama waktu di Tanjungpinang saya sering mendonorkan darah," ungkapnya.
Dorongan agar Donor Darah Jadi Rutinitas, Bukan Seremoni Tahunan
Bupati berharap semangat para penerima penghargaan menular ke warga lain. Ia mendorong kegiatan donor darah tidak berhenti pada momentum peringatan HUT PMI, melainkan berjalan sebagai program rutin.
"Mudah-mudahan ini menjadi program rutinitas PMI, khususnya Kabupaten Karimun yang kita cintai," harapnya.
Menurut Iskandarsyah, semakin banyak warga yang terlibat, semakin kuat semangat gotong royong dalam membantu sesama. Kebutuhan darah yang terus ada membuat peran pendonor sukarela tidak bisa digantikan sepenuhnya oleh alternatif lain.
Wakil Bupati hingga Pengurus PMI Hadir di Upacara
Peringatan HUT ke-81 PMI Kabupaten Karimun dihadiri Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole yang juga menjabat Ketua PMI Kabupaten Karimun. Turut hadir jajaran pengurus dan keluarga besar PMI setempat.
Enam nama penerima penghargaan menjadi bagian dari pesan tema peringatan tahun ini. Dari belasan hingga puluhan kali donor, konsistensi mereka menunjukkan aksi kemanusiaan dapat tumbuh dari kebiasaan sederhana, yakni bersedia memberikan sebagian dari diri untuk menyelamatkan kehidupan orang lain.