KEPULAUAN RIAU — Alexis Mac Allister mengubah keraguan soal kontrak menjadi performa gemilang bersama Liverpool menjelang laga melawan Arsenal di Anfield. Gelandang asal Argentina itu kini jadi sosok tak tergantikan di lini tengah Andoni Iraola.
Perubahan nasib Mac Allister terjadi hanya tujuh pekan setelah ia mengaku sedih karena belum mendapat tawaran perpanjangan kontrak. Saat itu, di sesi konferensi pers jelang laga Liga Champions melawan Atlético Madrid, ia berdiri di atas panggung di depan audiens besar dengan posisi negosiasi yang sebenarnya lemah.
Namun ia menepati janjinya. Malam setelah konferensi pers tersebut, Mac Allister mencetak gol kemenangan sempurna melawan tim asuhan Diego Simeone. Sejak itu, performanya terus menanjak dan menjadi cermin kebangkitan Liverpool secara keseluruhan.
Gol ke Gawang Atlético Jadi Titik Balik
Kemenangan atas Atlético bukan sekadar tiga poin. Gol Mac Allister malam itu menjadi penanda bahwa gelandang 27 tahun tersebut serius dengan ucapannya sendiri.
"Para penggemar tidak perlu khawatir karena saya akan memberikan 100 persen dan mungkin mereka [Liverpool] berubah pikiran," ujar Mac Allister saat itu, seperti dikutip dari laporan media Inggris.
Ia memang tidak memakai cedera pangkal paha yang dideritanya sebagai alasan atas performa buruk musim lalu. "Saya tidak berpikir itu penyebabnya. Saya bertanggung jawab karena itu bukan musim yang baik bagi saya secara individu maupun bagi kami sebagai tim," katanya.
Statistik Pertahanan Mac Allister Melonjak Musim Ini
Data Opta menunjukkan pergeseran peran Mac Allister di bawah arahan Iraola. Ia kini lebih agresif dalam merebut bola dan lebih disiplin secara taktik.
- Tackle per laga Premier League: 2,3 (musim lalu 1,8)
- Duel dimenangkan: 4,8 (musim lalu 3,8)
- Duel udara dimenangkan: 0,9 (musim lalu 0,6)
- Penguasaan bola direbut: 5,6 (musim lalu 3,8)
Konsekuensinya, sisi ofensif permainannya menurun. Sentuhan di kotak lawan, peluang tercipta, gol, dan assist semuanya turun dibanding musim lalu. Iraola tidak mempermasalahkan hal itu.
Iraola Puji Pemahaman Taktik Mac Allister
Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, menegaskan bahwa komitmen Mac Allister untuk bertahan adalah hal terpenting. Ia juga memuji kecerdasan gelandang tersebut dalam membaca permainan.
"Hal paling penting dari itu adalah dia ingin bertahan di sini. Itu sangat penting. Dia ingin bekerja keras, dia ingin berada di performa terbaiknya agar bisa terus membantu kami," kata Iraola.
"Seorang pemain sekaliber itu yang sudah meraih banyak hal, yang bisa sejelas itu dengan niatnya, sangat baik bagi kami karena saya sangat menghargainya. Dia pemain top," tambahnya.
Soal peran di lapangan, Iraola menyoroti kemampuan Mac Allister mengoreksi rekan setimnya di luar posisi formalnya. "Dia memahami apa yang terjadi di sekitarnya, dan itu kualitas yang sangat penting," ujarnya.
Laga Melawan Arsenal Ujian Berat Lini Tengah Liverpool
Liverpool akan menjamu Arsenal di Anfield pada laga pekan ini. Kemenangan keempat beruntun di kandang di semua kompetisi bisa memangkas jarak dengan Arsenal menjadi tiga poin.
Musim lalu, lini tengah Liverpool sempat dikhawatirkan kewalahan menghadapi trio Declan Rice, Bruno Guimarães, dan Martin Ødegaard. Kekhawatiran itu kini mereda seiring kebangkitan agresivitas dan intensitas yang ditunjukkan Mac Allister dan rekan-rekannya.