Pencarian

BKN Bersama Pemprov Kepri dan Riau Perkuat Penerapan Manajemen Talenta ASN

Selasa, 13 Januari 2026 • 10:34:12 WIB
BKN Bersama Pemprov Kepri dan Riau Perkuat Penerapan Manajemen Talenta ASN
BKN bersama Pemprov Kepri dan Riau menandatangani kesepakatan penerapan manajemen talenta ASN.

TANJUNGPINANG — Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Provinsi Riau, serta pemerintah kabupaten/kota di kedua provinsi tersebut menegaskan komitmen bersama dalam pembangunan dan penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas birokrasi sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

Komitmen tersebut dituangkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama yang dilakukan Kepala Badan Kepegawaian Negara Zudan Arif Fakhrulloh, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto, serta para bupati dan wali kota se-Kepulauan Riau dan Riau. Kegiatan berlangsung di Balairung Wan Seri Beni, Senin (12/1/2026).

Dalam sambutannya, Zudan Arif Fakhrulloh menekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional tidak terlepas dari peran ASN sebagai pelaksana kebijakan dan pengelola anggaran negara. Dengan besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, ASN dituntut memiliki arah kerja yang jelas dan selaras dengan prioritas pembangunan nasional.

“ASN adalah ujung tombak pelaksanaan kebijakan. Karena itu, mereka harus berada dalam satu barisan dengan arah yang tegas dan tujuan yang sama,” ujarnya.

Zudan juga mengungkapkan perkembangan positif penerapan manajemen talenta di berbagai instansi pemerintah. Jika sebelumnya baru puluhan instansi yang menerapkan sistem tersebut, kini jumlahnya terus meningkat. Pada 2026, BKN menargetkan ratusan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah telah mengimplementasikan manajemen talenta secara menyeluruh.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan komitmen pemerintah daerahnya untuk menjadikan Kepulauan Riau sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan. Menurutnya, optimalisasi peran ASN melalui manajemen talenta menjadi kunci utama pencapaian tujuan tersebut.

“Manajemen talenta membantu pemerintah mengidentifikasi potensi, kompetensi, dan kualifikasi ASN secara tepat, sehingga penempatan jabatan dapat dilakukan secara profesional,” kata Ansar.

Ia juga memaparkan capaian Indeks Sistem Merit Provinsi Kepulauan Riau yang menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, serta kualitas pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi yang berada pada kategori baik. Selain itu, Pemprov Kepri juga meraih penghargaan nasional atas inovasi pengelolaan kepegawaian.

Ansar menambahkan, ke depan Pemprov Kepri akan terus mendorong pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, big data, dan Internet of Things, guna mendukung pengelolaan ASN yang adaptif di era transformasi digital.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Ansar Ahmad menerima penghargaan dari BKN atas penerapan manajemen talenta di Provinsi Kepulauan Riau. Selain itu, rekomendasi penerapan manajemen talenta juga diberikan kepada sejumlah pemerintah daerah, di antaranya Kota Dumai, Kota Batam, dan Kabupaten Rokan Hulu.

Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN Herman, Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru Purjiyanta, serta jajaran pejabat terkait lainnya.

Bagikan
Sumber: kepriprov.go.id

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks