KEPULAUAN RIAU — Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Sasana Bhakti Praja, Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat. Penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 126/TK/Tahun 2025.
Seleksi Empat Tahun dan Tiga Gubernur Terpilih
Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, proses seleksi penerima penghargaan berlangsung ketat dan panjang. Panitia seleksi melibatkan Kemenko Pangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kemendagri.
"Banyak nama yang diajukan, namun setelah melalui seleksi administrasi, verifikasi lapangan, dan klarifikasi, akhirnya terpilih tiga gubernur, termasuk dua gubernur yang masih aktif menjabat," ujar Tito dalam sambutannya.
Mangrove Pulihkan Ekosistem dan Ekonomi Pesisir
Herman Deru dinilai berhasil menjalankan program rehabilitasi mangrove secara konsisten sejak 2021. Program ini tidak hanya mencegah abrasi pantai, tetapi juga mengembalikan habitat berbagai jenis ikan yang sebelumnya mulai langka.
"Kini ikan-ikan yang menjadi konsumsi masyarakat bahkan memiliki nilai ekspor sudah mulai kembali ditemukan. Ini menjadi indikator bahwa program yang kami lakukan berhasil," jelas Herman Deru.
Keberhasilan itu didukung penguatan regulasi tata ruang, pembentukan kelembagaan seperti KKMD, Forum DAS, dan LDPHD, serta penguatan koordinasi lintas sektor. Pemerintah Provinsi Sumsel juga mendorong rehabilitasi berbasis masyarakat dan riset untuk pembangunan kawasan pesisir berkelanjutan.
Penghargaan untuk Motivasi Kepala Daerah Lain
Mendagri berharap penghargaan ini memotivasi kepala daerah lain berinovasi dalam mengembangkan potensi kelautan dan perikanan dari hulu hingga hilir. Menurutnya, Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar dengan 65 persen wilayah perairan membutuhkan terobosan serupa.
"Saya sangat senang karena penghargaan ini merupakan pengakuan atas prestasi kepala daerah yang telah membuat inovasi dan terobosan," kata Tito.
Empat Tahun Kerja Lapangan Dihargai Negara
Herman Deru mengaku proses penilaian terhadap program rehabilitasi mangrove berlangsung selama empat tahun. Ia menyebut hasil yang dicapai merupakan buah kerja keras pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.
"Alhamdulillah, kami bersyukur karena kerja-kerja lapangan yang kami lakukan dinilai dan dihargai secara komprehensif. Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumatera Selatan," ungkapnya.
Ia menambahkan, penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumsel.